From Korea With Love Concert

Pantai Kuala Jangka, Destinasi Wisata Bahari di Aceh Yang Tak Kalah Indah

Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai banyak destinasi wisata mulai dari wisata sejarah hingga wisata bahari. Letak provinsi Aceh yang bagian baratnya berpapasan langsung Samudera Hindia, tak ayal membuat wisata bahari di Aceh sangat indah dan pastinya layak tuk di datangi. Kali ini Wisato.id akan memberi ulasan tempat wisata di daerah Kabupaten Bireun. Kabupaten Bireun sendiri bisa dikatakan adalah sebuah wilayah yang memiliki nilai historis yang cukup kental. Kira – kira kenapa ya traveler?
Pasalnya kabupaten ini merupakan ibukota bagi Republik Indonesia kedua pada tahun 1948 tepat saat Agresi Militer Belanda II terjadi. Bagian utara dari kabupaten ini pun berbatasan langsung dengan Selat Malaka loh traveler!
Di Bireun ini terdapat berbagai wisata yang dapat traveler datangi mulai dari pemandian, air terjun, krueng / sungai, dan jumlah wisata terbanyak berupa pantai. Pantai di Bireun ini sangat banyak dan menarik sehingga pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Aceh saja. Banyak juga wisatawan mancanegara yang berbondong-bondong turut meramaikan pantai – pantai disana karena panoramanya yang indah. Dari sekian banyak pantai di Bireun kali ini yang akan Wisato.id ulas adalah Pantai Kuala Jangka.
Pantai Kuala Jangka ini tak kalah dengan pantai lain yang namanya sudah terkenal lho traveler! Yuk, simak ulasan berikut!

Pantai Kuala Jangka

Keindahan Pantai Kuala Jangka memang patut diacungin jempol karena selalu berhasil menarik perhatian para pengujungnya. Pantai ini terletak di Desa Jangka Mesjid tepatnya di Kecamatan Jangka tak jauh dari Kantor Camat Jangka sekitar 30 menit dari pusat Kota Bireun atau 1 jam perjalanan jika traveler memulai perjalanan dari Kota Lhokseumawe. Jalanan sekitar pantai dikelilingi oleh pohon punus yang rindang sehingga menambah kesan adem.

Sumber : Google maps @Boyzibal

Jarak pantai yang tak terlalu jauh dari pusat kota Bireun dan akses nya yang mudah memang sangat menguntungkan khususnya bagi warga sekitar pantai karena banyaknya pengunjung yang datang untuk sekedar refreshing bersama pasangan, keluarga dan teman sehingga warga sekitar yang berjualan disekitar pantai pun turut sejahtera perekonomiannya.
Jam operasional pantai mulai dari 08.00 pagi hingga 18.00 sore namun juga terkadang banyak wisatawan yang datang sebelum pukul 08.00 menikmati pemandangan subuh di pinggir pantai ini.
Untuk masuk ke area pantai kita dikenakan biaya Rp 5.000 dan tarif parkir untuk kendaraan yakni Rp 10.000 untik mobil dan Rp 5.000 untuk motor.
Untuk masalah keindahan air pantainya memang tak dapat diragukan lagi, airnya belum tercemar, pasirnya pun sangat halus cocok sekali bagi traveler yang membawa anak kecil. Pasirnya yang halus akan membuat anak – anak senang karena dapat dengan mudah digunakan untuk mereka bermain. Dijamin deh anak – anak pasti happy!

Sumber : Google maps @Muzack Jack

Selain bermain pasir anak – anak juga dapat berenang namun cukup di tepi pantai nya saja ya.
Mengapa tidak boleh hingga ke bagian tengah pantai? Traveler, perlu diketahui bahwa ombak di pantai ini cukup tinggi maka jika traveler memaksakan untuk berenang hingga ke tengah pantai rasanya kurang aman.
Namun traveler keindahan pantai ini sedikit berkurang karena ada hal yang sangat disayangkan yaitu tak jarang kita lihat banyak sampah yang berserakan. Nampaknya para pengunjung masih belum memiliki kesadaran penuh untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Setelah lelah bermain air traveler dapat membersihkan diri dengan menggunakan fasilitas berupa WC umum dengan membayar Rp 2.000 saja. Lanjut setelah bersih traveler wajib mencoba makanan yang dijual di warung – warung yang menjajakan dagangannya di sekitar pantai dengan harga terjangkau.
- Advertisement - From Korea With Love Concert

Sumber: Instagram @acehme

Menu dominan yang dijual disini adalah mie instan, mie aceh serta es kelapa muda. Makanan ini dapat traveler nikmati sambil duduk – duduk santai di bangku yang di payungi dengan payung – payung berukuran besar dan berwarna warni sehingga menambah keindahan pantai tersebut.
Selain menyantap menu mie di sekitaran pantai ini traveler juga dapat menemukan olahan seafood dengan mudah dan harganya pun murah. Jika traveler ingin berbelanja seafood dalam jumlah banyak pun bisa lho karena hasil dari tangkapan nelayan banyak dijual disekitar pantai.

Sumber: Instagram @imadulauwalin

Menjelang petang jika traveler beruntung maka dapat melihat indahnya matahari terbenam tanpa dihalangi awan sedikitpun. Cocok sekali untuk traveler yang doyan berburu jepretan tuk menambah koleksi di album foto.

Bagaimana traveler ? Sudah siap menjelajahi Pantai Kuala Jangka ?

From Korea With Love Concert

Must Read

Related Articles

close

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.