in

Pemandian Aek Manik, Tempat Mandinya Para Raja Damanik

Sumber Gambar: tripelaketoba.com

Sejak zaman dahulu, wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara mengenal Sumatera Utara dengan Danau Toba yang saat ini sedang digalakkan menjadi Bali baru. Tetapi, tahukah anda bila sebenarnya, provinsi ini mempunyai banyak sekali keindahan yang masih tersembunyi.

Seperti halnya Pemandian Aek Manik yang berada di Kabupaten Simalungun. Pesonanya bisa membuat semua mata terbius karena keasriannya. Apalagi, Simalungun terkenal dengan pembuat teh dengan rasa, kualitas terbaik dan yang terbesar nomor 2 di Indonesia.

Mengenal Pemandian Aek Manik

Sumber Gambar: sumut.idntimes.com

Bisa dibilang Pemandian Aek Manik ini merupakan pemandian alami yang dimiliki oleh Sumatera Utara. Kondisi airnya sangat jernih, berwarna biru dingin dan menyegarkan. Apalagi, objek wisata ini terletak diantara hamparan perbukitan dengan pohon-pohon menjulang tinggi. Memberikan kesan tenang, teduh, dan juga damai walau banyak yang datang berkunjung.

Pemandian ini bukan berasal dari sumber mata air melainkan, dari sebuah aliran sungai. Uniknya, kolam air disini tidak mengalir kembali. Cobalah untuk turun ke dasarnya. Dimana, kita akan menemukan pasir putih yang halus nan lembut, seperti yang berada di pantai.

Sumber Gambar: datawisata.com

Pemandangan lain yang bisa kita lihat disini adalah bebatuan gunung yang berjajar rapi sehingga, menambah kesan saat kita berkunjung ke tempat ini. Bebatuan ini pula yang digunakan beberapa pengunjung untuk menjadikannya sebagai latar belakang dalam foto.

Sejarah Singkat

Nama dari Aek Manik ini diberikan oleh Raja Bah Damanik. Maklum saja, tempat ini dijadikan sebagai pemandian Raja Damanik berserta keluarganya. Oleh karena itu, tidak heran bila kebersihannya tetap terjaga dengan baik.

Sampai saat ini pun objek wisata ini masih dijaga oleh keturunan Raja Damanik termasuk pengelolaannya. Menurut bahasa Bah atau Aek dalam bahasa batak mempunyai arti air. Saking bersihnya dahulu pernah ada perusahaan air mineral yang ingin mengambil air disini. Tetapi, keinginan itu pun sirna karena mendapatkan penolakan keras dari warga sekitar. Mereka menganggap dengan hadirnya produsen air mineral ini akan merusak alam yang asri. Karena, selain digunakan untuk rekreasi, pemandian Aek Manik juga digunakan sebagai irigasi sawah.

Alamat dan Rute Lokasi

Pemandian Aek Manik terletak di Ambarisan, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara 21161. Bila anda berasal dari luar Sumatera, maka pertama kali yang harus anda tempuh adalah kota medan tepatnya Bandara Kualanamu.

Jarak tempuh Kualanamu menuju ke objek wisata ini kurang lebih 129 km. Dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam 40 menit. Arahkan kendaraan anda menuju ke Tol Medan- Kuala Namu – Tebing Tinggi. Tetap di jalan ini kurang lebih 51 km.

Selanjutnya, masuk ke jalan lintas sumatera atau Jl. Medan-Tebing Tinggi sejauh 3,5 km. Hingga, anda berada di Jl. Medan – Pematang Siantar sejauh 51 km. Kemudian. Belok ke kanan Tarutung, Pematang Purba – Parapat.

Ikuti saja jalur dan papan petunjuk yang terlihat disini. Hingga, anda sampai di titik lokasi. Setelah tiba disini, kita dituntut untuk menuruni beberapa anak tangga hingga anda sampai di lokasi pemandian yang berada di bawah.

Pesona Lain yang Ditawarkan

Sumber Gambar: Instagram @fyisumut

Pemandian Aek Manik memiliki beberapa fasilitas yang sangat lengkap mulai dari kamar ganti, kamar mandi, hingga warung makan yang menyajikan berbagai macam menu makanan yang siap untuk disantap.

Disini, kita juga bisa menikmati area perairan yang masih terdapat banyak ikan-ikan berenang-renang. Tidak hanya itu saja, di ujung tempat wisata sudah tersedia area camping ground yang bisa anda manfaatkan untuk menikmati malam.

Sumber Gambar: nativeindonesia.com

Disarankan untuk tidak membawa makanan berlebihan lantaran tempat ini, masih terlihat beberapa kera ekor panjang yang terkadang melompat kesana –kemari. Kera-kera ini akan hijau bila melihat makanan yang anda bawa.

Bila anda lelah bermain air, disini sudah tersedia pula fasilitas gardu yang bisa kita gunakan untuk beristirahat. Perlu diketahui bahwa air ini menurut para warga bisa langsung diminum lho, tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Bagaikan sumber mata air alami.

Menariknya disini kita tidak akan dikenakan tiket masuk sehingga, kita bisa datang dan pergi sepuasnya. Bagaimana, menarik dan memanjakan sekali bukan? Jadi, jangan lupa untuk mengunjungi tempat ini saat berlibur di Sumatera Utara.