in

Perjalanan Yang Penuh Dengan Pengorbanan Di Curug Gangsa Kasui

https://www.instagram.com/p/Bvy82jCnM7n/

Di daerah Way Kanan, Lampung terdapat sebuah air terjun dengan view yang cukup klasik bak negeri dongeng yaitu Curug Gangsa Kasui. Pesona dari curug tersebut sangat apik dan menakjubkan sehingga tak begitu mengherankan jika destinasi wisata ini sangat populer. Bahkan keberadaan dari curug ini selalu dipadati para pengunjung, khususnya saat weekend dan musim liburan.

Pesona Curug Gangsa Kasui

Sumber: Instagram @rivaldihananto

Curug gangsa kasui ini tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu lebar. Namun mempunyai pesona yang cukup memikat. Tinggi dari air terjun hanya mencapai ±50 meter dan lebar air terjun ialah ±20 meter. Sumber air untuk curug ini berasal daru aliran sungai Way Kambas. Untuk suara dari air terjun sendiri juga sangat khas dan sangat mirip dengan suara dari seruling Gangsa. Karena itulah curug ini dinamakan dengan Curug Gangsa Kasui.

Jumlah dari curug yang ada di wisata alam Curug Gangsa Kasui hanya 1 buah. Hanya saja saat musim penghujan, akan melihat beberapa air terjun kecil. Air terjun tersebut seolah terpisah dan membentuk air terjun tunggal. Namun pada kenyataannya air terjun kecil yang ada, masih menjadi bagian dari curug utama, begitu pula dengan aliran airnya.

Sumber: jejakpiknik.com

Keberadan dari curug kecil tersebut disebabkan oleh kondisi tebing itu sendiri. Tebing di Curug Gangsa Kasui ini mempunyai tingkat. Sehingga dapat menghasilkan beberapa curup sekaligus.

Sayangnya walaupun tebing bertingkat, namun Curug Gangsa Kasui bukan termasuk ke dalam curug bertingkat. Sebab kondisi air terjun utama dan air terjun kecil seolah terpisah dan mempunyai aliran air yang berbeda. Serta curug tersebut sama sekali tidak terlihat seperti curug / air terjun bertingkat.

Sumber:
Instagram @annasdzm

Untuk kondisi dari arus air pada curug ini tergantung pada debit air. Saat musim penghujan dengan debit air yang banyak akan memiliki arus yang kuat dan deras. Lalu sebaiknya saat musim kemarau debit air jauh lebih kecil dan menghasilkan arus yang cukup tenang.

Sumber: limakaki.com

Pada musim penghujan pesona air terjun bak seperti tirai yang menutupi tebing seluruhnya. Pada kondisi inilah yang menjadikan suatu faktor akan Curug Gangsa Kasui hampir mirip dengan Air Terjun Niagara. Namun pada kenyataannya pesona dari air terjun ini sangat khas dan jauh dari kesan megah seperti Air Terjun Niagara.

Sumber: travel.detik.com

Lalu pada saat musim kemarau, air terjun Gangsa kasui ini seolah terbagi ke dalam beberapa curug. Jadi dalam satu tebing dapat terlihat 3 atau 4 curug. Dengan arus air yang jatuh dari tebing tidak begitu lebar.

Sumber: yopiefranz.id

Kemudian tepat di bawah air terjun tidak terdapat kolam sama sekali. Namun berupa sungai dengan kondisi bebatuan besar dan jumlahnya juga cukup fantastis.

Untuk aliran air sungai tidak begitu deras, sehingga cukup aman untuk didekati. Bebatuan besar yang ada menjadi faktor utama yang membuat dan menahan arus sungai dari Curug Gangsa Kasui tersebut. Tetapi kondisi dari bebatuan sangat licin, pengunjung pun sangat diharapkan untuk berhati – hati.

Sumber: pendakianseru.blogspot.com

Keberadan dari bebatuan sungai yang besar dan licin tersebut, membuat Curug Gangsa Kasui tidak sebaiknya untuk didekati. Karena hal tersebut sangat berbahaya. Jadi pengunjung pun hanya dapat menikmati pesona air terjun dari jauh, tepatnya dari sungai. Lalu di sekitar air terjun dipenuhi dengan pepohonan yang tumbuh dengan rindang. Jadi suasana di tempat wisata tersebut sangat asri dan menyejukkan.

Lokasi Air Terjun Gangsa Kasui

Air Terjun / Curug Gangsa Kasui berada di Dusun Tanjung Jaya, Kasui, Way Kanan. Letak dari air terjun tersebut dapat ditemukan dengan mengakses Google map, begitu pula dengan rute jalannya.

Walaupun dapat diakses dengan google map, namun mengikuti petunjuk jalan menggunakan Google map sangat tidak disarankan. Bukan karena arah jalan dari Google map merupakan rute yang salah. Namun rute yang akan ditunjukan melalui Google map sangat buruk.

Sumber: Instagram @memodindanugraha

Jika menggunakan Google map hanya akan mendapatkan rute jalan dengan kondisi yang cukup buruk. Jalannya pun penuh dengan bebatuan dan tidak layak. Sehingga lebih baik mengikuti petunjuk dari warga lokal.

Dengan kondisi seperti ini bukan berarti Google map sama sekali tidak berarti. Google map pun masih dapat digunakan. Hanya saja sebaiknya tidak menggunakan Google map sampai di lokasi destinasi wisata. Tetapi gunakan Google map hingga sampai di area Kasui, tepatnya di Puskesmas Kasui.

Destinasi wisata Curug Gangsa Kasui ini termasuk ke dalam destinasi wisata dengan lokasi yang cukup terpencil. Sebab jauh dari lokasi pusat Kota Bandar Lampung dan waktu perjalanan yang dibutuhkan dari arah Bandar Lampung sangat lama. Perjalanan pun dapat memakan waktu selama 5 – 6 jam.

Sumber: Instagram
@barangtuo

Oleh karena itulah destinasi wisata ini kurang recommended bagi wisatawan luar Lampung ataupun luar pulau Sumatra. Karena perjalanan yang cukup lama akan membuat waktu liburan kurang efektif dan tenaga akan terkuras habis dalam perjalanan.

Karena hal itu pula sebagian besar pengunjung berasal dari daerah Kasui. Waktu perjalanan yang dibutuhkan dari daerah kasui juga termasuk cukup lama dan memakan waktu hingga ±1½ jam perjalanan.

Harga Tiket Masuk Curug Gangsa Kasui

Harga tiket masuk untuk destinasi wisata curug gangsa kasui termasuk cukup murah. Untuk biaya kontribusi tiket masuk hanya sebesar 10.000 IDR per orang.

Selain tiket masuk juga terdapat tarif parkir. Untuk tarif parkir motor yaitu 5.000 IDR per unit. Sedangkan untuk tarif parkir mobil sebesar 10.000 IDR dan bus sebesar 15.000 IDR.

Destinasi wisata Curug Gangsa Kasui ini dibuka setiap hari. Air terjun Gangsa Kasui dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan ditutup pada pukul 18.00 WIB. Sedangkan untuk waktu yang tepat dalam mengunjungi destinasi wisata alam ini yaitu pada pagi hari, karena kondisi di pagi hari belum terlalu ramai.

Fasilitas

Fasilitas yang tersedia di air terjun ini cukup memadai. Dari semua fasilitas yang ada, fasilitas utama dari wisata alam ini yaitu Curug Gangsa Kasui itu sendiri. Untuk menuju ke curug sendiri telah cukup mudah, namun juga cukup melelahkan.

Sumber: adheb.info

Di tempat wisata ini telah disediakan anak tangga. Sehingga dapat memudahkan pengunjung yang hendak menuju ke arah curug. Sayangnya walaupun telah disediakan tangga dan cukup membantu, namun jumlah anak tangga yang harus ditempuh sebanyak 67 anak tangga. Hal tersebut cukup melelahkan.

Dengan kata lain apabila hendak mengunjungi destinasi wisata ini membutuhkan perjuangan yang cukup besar. Perjuangan yang pertama yaitu harus berlama – lama di perjalanan. Kedua harus menaiki anak tangga dengan jumlah yang mencapai hampir 100 buah anak tangga.

Selain itu fasilitas lain yang tersedia di tempat wisata ini yaitu area food court, spot foto dan lain sebagainya. Lalu di curug ini ada sebuah permainan yaitu flying fox. Dan ada pula sebuah spot yang cukup menyita perhatian yaitu jembatan gantung.