in

Goa Liang Bangkai, ‘Ibu Kota’ Manusia Purba di Kalimantan

Source Image: meratusgeopark.org

Selain kaya akan flora dan fauna, Kalimantan juga memiliki banyak tempat wisata yang menawan, mulai dari wisata bahari seperti pantai dan taman bawah laut, air terjun, danau, hingga pegunungan. Selain Danau Sentarum yang sudah terkenal hingga ke polosok Indonesia, Kalimantan juga masih memiliki danau lainnya yang menawan. Hanya saja mayoritas danau di Borneo adalah buatan, yang tercipta di lahan bekas galian tambang yang ditinggalkan begitu saja. Selain itu, di pulau terluas Indonesia itu juga memiliki banyak goa-goa alami dengan keindahan yang memanjakan mata, salah satunya adalah Goa Liang Bangkai.

Kompleks Goa Liang Bangkai terdiri dari beberapa goa yang bisa disusuri. Menurut penjelasan pakar arkeolog, Goa Liang Bangkai adalah ibu kota manusia purba di Kalimantan. Bagaimana, menarik bukan?

Lokasi Goa Liang Bangkai

Sumber: Instagram @awin_afriani

Secara geografis Goa Liang Bangkai berada di kaki Gunung Liang Bangkai, yang merupakan pegunungan kapur tertua di Indonesia. Sementara secara administratif masuk ke dalam kawasan Desa Dukuh Rejo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Apabila berangkat dari pusat kota Tanah Bumbu, kamu harus menempuh jarak sejauh 50 km untuk bisa sampai di Goa Liang Bangkai. Kondisi jalan menuju ke Goa Liang Bangkai sudah cukup bagus, hanya sekirar 2 hingga 3 km terakhir masih banyak jalanan yang berlubang, namun masih sangat memungkinkan bagimu untuk menuju ke lokasi dengan menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat. Bagi wisatawan yang datang dari luar kota, bisa juga menggunakan aplikasi Google Maps untuk menuntun menuju ke lokasi Goa Liang Bangkai.

Punya Banyak Goa

Sumber: Instagram @regi.hermawan2

Hal yang menarik dari Goa Liang Bangkai adalah banyaknya goa dalam satu kompleks, dan semuanya bisa kamu susuri. Menurut informasi, ada 11 lubang goa yang bisa dimasuki oleh para wisatawan. Hanya saja untuk menyusuri semua goa tidak cukup hanya dengan satu hari, minimal 2 hari atau bahkan bisa lebih. Saking luasnya, para wisatawan yang berkunjung ke Goa Liang Bangkai disarankan menggunakan jasa pemandu atau guide apabila ingin menyusuri ke dalam goa agar tidak sampai tersesat. Sebelum menyusuri goa, ada baiknya menggunakan sepatu dan pakaian yang nyaman, karena akan melewati beberapa celah sempit dan bahkan harus merangkak.

Goa yang Masih Sangat Alami

Sumber: Instagram @noviyosiie.s

Hampir setiap goa di komplesk Goa Liang Bangkai akan dihuni oleh kelelawar, karena memang kondisi goa yang masih sangat alami, jauh dari sentuhan tangan manusia. Walau pun tidak sesempurna di Goa Gong Pacitan, namun stalagtit dan stalagmit di Goa Liang Bangkai masih aktif, sehingga masih bisa memanjang dan bahkan menyambung. Beberapa batuan yang ada di dalam goa juga berbentuk unik, salah satunya adalah berbentuk seseorang ibu yang sedang menyusui anaknya.

Rumah Bagi Manusia Purba

Goa Liang Bangkai sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, dan menurut penelitian yang dilakukan pada 2010 ditemukan bukti bahwa goa yang satu ini pernah menjadi tempat tinggal bagi manusia purba. Di sana juga ditemukan beberapa tulang belulang manusia yang sudah menjadi fosil, termasuk juga peralatan makan. Manusia purba yang mendiami Goa Liang Bangkai diperkirakan dari zaman batu, karena ditemukan banyak peralatan yang terbuat dari bahan batu. Menurut penelitian para arkeolog, Goa Liang Bangkai dahulunya ramai dihuni oleh manusia purba, ibarat seperti daerah ibu kota di masa sekarang.

Gambar-Gambar Peninggalan Manusia Purba

Sumber: nativeindonesia.com

Selain meninggalkan beberapa peralatan batu, manusia purba yang mendiami Goa Liang Bangkai juga meninggalkan jejak berupa lukisan di dinding-dinding goa. Mereka menggambar di dinding goa dengan menggunakan bahan cair, yang hasil gambarannya akan menyerupai goresan dari arang. Namun sampai saat ini belum diketahui secara pasti bahan apa yang mereka gunakan untuk menggambar, entah getah tumbuhan atau bisa yang lainnya.

Tips Berkunjung ke Goa Liang Bangkai

Sumber: Instagram @ismy_fathimaa

Apabila berkunjung ke Goa Liang Bangkai pada musim penghujan, ada baiknya jangan menggunakan mobil, kecuali mobil jenis 4WD. Hal itu disebabkan karena jalanan yang masih rusak jelang menuju ke goa. Kemudian jangan lupa untuk mempersiapkan senter, yang akan sangat berguna apabila kamu melakukan susur goa.

Harga Tiket Masuk

Sumber: Instagram @awin_afriani

Untuk bisa menikmati pesona Goa Liang Bangkai, kamu hanya akan dikenakan biaya masuk sebesar 5 ribu rupiah per orang, dengan rincian 3 ribu rupiah untuk Pemda dan sisanya masuk ke kas desa.