in

Titian Panjang, Jalan Penuh Kenangan di Kalimantan Selatan

Source Image: Instagram @zurr_vaganza

Menurutmu, apa yang paling berkesan dari Kalimantan? Walau pun lebih didominasi oleh hutan, Kalimantan sebenarnya memiliki banyak cerita menarik tentang keindahan alamnya. Hanya saja bentang alam menawan yang dimiliki oleh Kalimantan banyak yang belum dikelola secara maksimal, sehingga belum mampu menyedot banyak daya tarik wisatawan. Selama ini hanya Pulau Derawan, Danau Labuan Cermin, dan Danau Sentarum, yang lebih melekat dengan Pulau Borneo, sementara potensi alam yang lain seakan terabaikan.

Apabila kamu berkunjung ke Kalimantan Selatan, ada salah satu daerah yang memuliki potensi wisata yang cukup unik, yaitu di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Di sana kamu akan menemukan Titian Panjang, sebuah jembatan cantik yang dibangun tepat di atas rawa-rawa khas Kalimantan.

Lokasi Titian Panjang

Jembatan Titian Panjang masuk ke dalam kawasan Desa Jingah Bujur, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Apabila datang dari ibu kota Kalimantan Selatan, Banjarmasin, kamu masih harus menempuh perjalanan sejauh 180 km menuju kea rah timur laut, dengan waktu tempuh diperkirakan sekitar 4 hingga 5 jam perjalanan darat. Tidak perlu khawatir soal akses, karena kamu akan dimanjakan dengan jalan yang cukup lebar dan teraspal mulus. Tidak sulit untuk menemukan Jembatan Titian Panjang, karena memang lokasinya yang cukup strategis.

Penghubung Dua Desa

Sumber: Google Photo by Msalman Alfarisi

Jembatan Titian Amuntai sebenarnya tak jauh berbeda dengan jembatan pada umumnya yang berfungsi sebagai penghubung antara desa yang satu dengan yang lainnya. Jembatan yang satu ini pun dibangun dengan tujuan untuk memudahkan akses warga Desa Jingah Bujur dan Tamba Sari Panji untuk bepergian menuju ke pusat Kota Amuntai. Oleh sebab itu, jembatan yang satu ini tidak pernah sepi dari lalu lalang kendaraan.

Dibangun di Atas Rawa

Sumber: www.infopubliknews.com

Apabila jembatan pada umumnya dibangun di atas sungai, Jembatan Titian Panjang justru dibangun di batas rawa-rawa. Konstruksi jembatan yang satu ini pun cukup sederhana, yakni menggunakan papan kayu sebagai alas yang ditopang kerangka dari bahan baja. Melihat konstruksi yang ada, jembatan ini pun hanya bisa dilalui oleh sepeda motor dan sepeda kayuh.

Jembatan ini pun sudah tidak sekokoh dulu, kini di beberapa bagian terloihat ada pengait yang lepas. Hal itu membuat Jembatan Titian Panjang akan menimbulkan bunyi apabila dilalui oleh sepeda motor, terutama dengan kecepatan yang lebih tinggi. Maka dari itu, disarankan untuk memacu kendaraan secara perlahan di atas Jembatan Titian Panjang, sebagai salah satu usaha untuk memperpanjang usia jembatan.

Waktu Terbaik Menikmati Keindahan Jembatan Titian Panjang

Keindahan Jembatan Titian Panjang memang bisa dinikmati kapan saja, namun jembatan yang satu ini akan menyuguhkan pesona yang lebih menawan saat sore dan di pagi hari. Ketika sore, kamu akan dimanjakan dengan cahaya senja yang berwarna kuning kemerahan, yang meninggalkan kesan romantis. Jadi jangan heran, kalau banyak warga sekitar yang memilih untuk menghabiskan sore mereka dengan duduk-duduk di tepi jembatan. Begitu pula dengan pagi, karena di sana kamu akan disuguhkan dengan cuaca yang masih sangat segar dan menyejukkan, terlebih masih jarang kendaraan yang lewat melintasi Jembatan Titian Panjang.

Pesona Alam di Sekitar Titian Panjang

Sepanjang mata memandang, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan rawa-rawa, lengkap dengan tumbuhan eceng gondok yang menyelimuti beberapa permukaannya. Di tepi rawa terlihat pepohonan tumbuh berjajar secara rapi, memberikan keteduhan dan kesan damai yang mendalam. Air di rawa tersebut juga cukup jernih, dan akan terlihat lebih menarik ketika di sore hari, yang mana air akan berubah warna menjadi kekuningan akibat terkena pantulan sinar matahari senja.

Fasilitas

Sumber: Instagram @zurr_vaganza

Jembatan Titian Panjang sebenarnya bukanlah sebuah tempat wisata, melainkan fasilitas jalan umum yang menghubungkan masyarakat dua desa dengan Kota Amuntai. Oleh sebab itu, di sana kamu tidak akan menemukan fasilitas apa pun, dan kamu juga tidak akan ditarik biaya tiket masuk untuk menyaksikan keindahan atau bahkan menyebrangi Jembatan Titian Panjang. Walau demikian, jembatan ini tetaplah sangat menarik, dan layak untuk dikunjungi sembari menghabiskan waktu luang.

Bagaimana, apakah kamu sudah ada rencana ke Jembatan Titian Panjang? Dijamin kamu tidak akan kecewa berkunjung ke tempat yang satu ini.