in

Melihat Dataran Tinggi Dieng Dari Puncak Gunung Bismo Via Pulosari

Agus Bawor

Pendakian Gunung Bismo menjadi salah satu hal yang paling menarik. Karena, jarak menuju ke atas relatif singkat hanya 4 jam sampai 5 jam saja. Nah, ada banyak jalur yang bisa kamu tempuh bila ingin menikmati kawasan ini. Salah satunya adalah pendakian Via Pulosari yang memang belum terlalu ramai seperti jalur yang lain.

Ketinggiannya yang mencapai 2300 Mdpl memang bisa dikatakan relatif singkat. Apalagi, basecamp ini sendiri berada di ketinggian 1650 Mdpl. Bagi kamu para pemula yang ingin mencoba mendaki tempat ini. Disarankan untuk mendaki saat siang. Karena, malam hari perjalanan akan terasa lebih berat.

Menuju ke Basecamp Pulosari

Nah, untuk bisa menuju ke Basecamp Pulosari, kamu bisa masuk terlebih dahulu ke Terminal Mendolo. Setelah itu, carilah angkutan yang bisa membawa kamu ke Basecamp Pulosari. Biasanya, kamu akan nego harga dan mencapai kesepakatan 500 ribu sampai 700 ribu rupiah untuk Pulang Pergi.

Di Basecamp ini sendiri seperti sebuah rumah. Dimana, fasilitas istirahat untuk para pendaki sudah dipersiapkan dengan baik. Untuk harga simaksinya kamu diwajibkan membayar 10 ribu rupiah per pendaki. Bagi yang membawa kendaraan bermotor akan dikenakan biaya tambahan 2 ribu rupiah per malam. Setelah cek semua bahan dan pendataan diri, kamu bisa memulai perjalanan menuju ke Puncak Bismo.

Jalur Pendakian

Jalur pendakian akan dimulai dengan menyusuri jalan setapak melihat ladang warga dan yang menarik dari jalur ini adalah ada pemandian air panas. Dimana, para pendaki sering berhenti dan menikmati air belerang ini terlebih dahulu. Untuk menuju ke Pos 1, kamu harus hati-hati ya, karena ada banyak jalan percabangan.

Perjalanan ke pos 1 kurang lebih 1 jam 20 menit dengan area lapang yang cukup luas. Kurang lebih bisa memasang 2 sampai 4 tenda. Selanjutnya kamu bisa menuju ke pos 2 yang hanya berjarak 20 menit saja. Tetapi, jalur yang harus kamu lalui sudah mulai menanjak.

Uniknya di jalur ini, beberapa nama untuk pos seperti nama orang jatuh cinta. Seperti hutan asmara, pos menunggu kepastian, Jangan berpaling. Barulah nama untuk pos 4 berbeda, Dimana, kamu bisa melihat istilah istrahat dulu ya.

Jalur dari pos 3 menuju ke pos 4 memang tidak mudah, tanjakannya pun membuat lutut terasa lemas. Karena, tidak ada sumber mata air, kamu harus membawa perbakalan air yang cukup. Sebelum menuju ke Puncak, kamu bisa menemukan Camp area. Disinilah para pendaki akan mendirikan tenda sebelum pergi ke puncak.

Puncak

Sumber Gambar: Google Maps @ gunung bismo via pulosari

Tidak hanya di camp area saja, kamu juga bisa untuk mendirikan tenda di puncaknya lho. Tetapi, lebih disarankan untuk menikmati sunrise di camp area. Karena, suasana dan pesonanya lebih mengesankan dan lebih mengasyikkan.

Panorama di puncak memang membuat semua orang layak untuk memperjuangkan. saat pagi hari, kamu bisa melihat lautan awan yang bergerumul tepat didepan mata kamu. Dimana, hiasan pegunungan Dieng juga akan menyambut dan memberikan sebuah ucapan selamat. Karena, kamu sudah bisa berdiri diatas 2300 Mdpl.

Sumber Gambar: Google Maps @Agus Bawor

Disini, kamu melihat bendera merah putih yang berkibar. Lautan awan seakan mengelilingi area ini. dari kejauhan tampak beberapa gunung yang benar-benar mempesona. Sindoro, Sumbing, dan Slamet. Dimana, disampingnya kamu akan melihat panorama sinar matahari yang perlahan tapi pasti naik ke atas puncaknya.

Gunung prau dan kawah sikidang juga bisa kamu lihat dari titik ini. melihatnya memang menjadi sebuah anugerah yang tidak bisa tersampaikan oleh kata-kata. satu hal yang harus kamu perhatikan di Gunung Bismo adalah angin dan badai yang kadang lebih sering muncul jadi. Kamu harus hati-hati.

Kesimpulan

Akhirnya, perjalanan menuju Gunung Bismo selesai sudah. Untuk perjalanan turun membutuhkan waktu 2 jam sampai 3 jam. Keindahan jalurnya memang patut untuk disyukuri. Memang sedikit susah dengan berbagai macam tanjakan yang membuatmua merasa malas. Apalagi udara dingin saat dipuncak sangat terasa.

Tetapi, sebuah panorama indah sayang untuk dilewatkan begitu saja, Apalagi, keindahan ini bisa kamu raih dengan perjuangan dan semangat tanpa henti. Cobalah untuk mendaki Bismo, karena disinilah kamu akan mengerti betpa indahnya alam Indonesia ini dari atas ketinggian. Sampai bertemu di pendakian Gunung Bismo yang lain.