in

Melihat Keindahan Gunung Sumbing Via Jalur Pendakian Garung Lama

Sumber Gambar: Google Maps @ Iko Biantoro

Gunung Sumbing memiliki banyak sekali jalur pendakian yang hampir semuanya memang tidak mudah untuk dicapai. Kamu perlu menguras tenaga, keringat, pikiran, bahkan sampai hati sekalipun untuk bisa sampai di puncaknya dan melihat betapa alam Indonesia itu keren.

Seperti halnya jalur pendakian Gunung Slamet, Gunung Sumbing juga punya dua jalur di satu kawasan. Jalur tersebut adalah Garung Baru dan Garung Lama. Kali ini, kita akan mencoba mendaki melewati Garung Lama terlebih dahulu. Baru esok pagi kita akan mencoba melewati Garung Baru.

Menuju Ke Basecamp Garung

Jalur Garung ini berada di kawasan Wonosobo Oleh sebab itu, kamu harus masuk terlebih dahulu menuju ke Terminal Mendolo. Kemudian, bisa menyewa mobil dan mengantarmu menuju ke Pos pendakian Garung. Fasilitas yang diberikan cukup lengkap mulai dari tempat istirahat untuk para pendaki, warung, area parkiran yang cukup luas, dan masih banyak lagi.

Nah di Jalur Garung Lama ini treknya sedikit memutar. Jadi, kamu akan melewati beberapa pos. Jalannya cukup ramah, tanjakannya masih bisa dilalui oleh para pendaki pemula. Walaupun, nanti sebelum menyentuh garis finish, kamu harus mendaki tajam bila ingin menikmati puncaknya.

Menuju ke Pos 1 dan Pos 2

Sumber Gambar: Google Maps @ Base Camp Gunung Sumbing Via Garung

Menuju ke Pos 1, kamu sudah disuguhkan dengan perkebunan milik warga Dari sini, kamu sudah berada di ketinggian 1750 Mdpl lho. Perjalanan ke pos 1, kamu akan disuguhkan dengan begitu banyaknya warung-warung yang berjualan. Kamu bisa membeli beberapa perbekalan sebelum kamu memasuki jalur hutan.

Sumber Gambar: Google Maps @ Tyo Setyo

Menuju ke pos 2, kamu langsung dihajar dengan tanjakan yang sebenarnya hanya mempunyai sudut kemiringan 45 derajat. Tetapi, kemiringan ini sudah cukup melelahkan. Sehingga, beberapa menit sekali harus berhenti dan mengatur nafas kembali. Masuk di pos 2, kamu bisa beristirahat sejenak.

Di Pos ini tidak disarankan mendirikan tenda, karena posnya sangat sempit dan ditumbuhi beberapa pepohonan. Istirahatlah yang cukup dan kalau perlu makan makanan yang sudah kamu beli untuk energi.

Menuju ke Pos 3 dan Pestan

Sumber Gambar: Google Maps @Andik Joe

Inilah dia, menuju ke Pos 3, menjadi jalur yang sangat berat. Karena kamu harus melewati jalanan berupa bebatuan yang menanjak keatas. Sungguh rasanya sangat sulit untuk bisa mendaki satu persatu. Rasanya, nafas sudah sangat sulit bernafas, kaki juga terasa pegal. Tidak hanya tanjakannya yang sulit tetapi juga curam.

Kemungkinan kamu untuk jatuh sangat tinggi. Jadi, disarankan untuk hati-hati, tidak usah terburu-buru. Perhatikan langkah satu per satu. Setelah satu jam, kamu akan tiba dipuncak dari tanjakan ini. Cukuplah untuk kembali menghela nafas.

Tidak lama setelah sampai di Pos 3, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Pestan. Waktu tempuhnya mencapai 20 menit, tidak jauh memang. Disini, kamu bisa menemukan lapangan yang cukup luas dan bisa untuk 20an tenda. Sayangnya, disini adalah area lepas. Jadi, kalau kena angin biasanya akan langsung terdampak.

Menuju ke Pasar watu dan Puncak

Sumber Gambar: Instagram @sumbingviagarung

Banyak para pendaki lebih memilih beiristirahat di Pestan, karena disini tanah lapang yang cukup luas. Tetapi dari sini menuju summit attack kamu harus bangun pagi sekitar pukul 2 pagi. Jalur yang harus kamu lalui menanjak dan dengan sudut 90 derajat. Sudah bisa kamu bayangkan bukan, bagaimana susahnya mendaki jalur ini.

Sebenarnya di pos Watu Kotak ada tempat untuk camp, tetapi hanya bisa mendirikan satu sampai dua tenda saja. Menuju ke puncak juga sangat sulit karena, jalurnya yang membutuhkan etos kerja yang sangat tinggi.

Sumber Gambar: Google Maps @ Widodo Pangestu

Dari sini, kamu bisa memilih jalur yang akan kamu raih. Lurus ke puncak Buntu, kiri ke puncak Rajawali, kanan ke puncak kawah. Semuanya sama-sama sulit lho. Kalau kamu sudah menyerah. Disini, kamu juga bisa melihat pemandangan elok kota Wonosobo dan Temannggung serta beberapa puncak gunung yang menyapa dengan hangat.

Kesimpulan

Perjalanan menuju ke Puncak Melalui jalur Garung Lama memang melelahkan. Apalagi, dari pos 3 menuju ek Pestan. Tanjakannya sangat mengerikan. Nah, bagaimana dengan jalur pendakian via Garung Baru ya? Ikuti perjalanan di pendakian selanjutnya ya. Karena, jalur Garung Baru tidak kalah menariknya untuk dijelajahi dan dicoba sekaligus diabadikan.