OUR NETWORK

Menyambangi Danau Kandi Di Sawahlunto, Danau Unik Bekas Galian Tambang Batubara

Sawahlunto disebut juga sebagai kota tambang. Dilansir dari berbagai sumber terpercaya, cadangan batu bara di kota ini berhasil ditemukan pada pertengahan abad ke 19 di sekitar Sungai Ombilin oleh Ir. De Grave. Kemudian sejak 1 Desember 1888 pemerintah Belanda mulai mencoba peruntungan dengan membangun berbagai fasilitas demi menggeruk batu bara di wilayah ini. Tanggal itulah yang kemudian dikenal sekarang sebagai hari jadi Kota Sawahlunto.

Selain terkenal akan wisata sejarahnya, di Sawahlunto anda bisa mengunjungi kawasan Wisata Kandi. Kawasan ini dulunya merupakan bekas penambangan batubara milik PT. Bukit Asam. Selain memiliki berbagai wahana permainan, sebenarnya ada 3 danau yang ada di Wisata Kandi yaitu Danau Tandikek, Danau Tanah Hitam dan Danau Kandi.

Sumber: Tripadvisor

Dari ketiga danau tersebut yang paling banyak diperbicangkan karena panorama indahnya adalah Danau Kandi. Ingin tahu seperti apa potret Danau Kandi beserta fakta uniknya? Yuk, langsung saja temukan jawabannya di bawah ini.

Asal Muasal Danau Kandi

Sumber: Instagram @super_rio89

Tahukah anda Danau Kandi tidak terbentuk seperti danau pada umumnya akibat peristiwa tektonik maupun vulkanis. Menurut warga di sana dulunya Danau Kandi ini adalah sebuah rawa-rawa. Lantas apa penyebab terbentuknya Danau Kandi?

Jawabannya adalah Danau Kandi terbentuk dari lubang-lubang besar bekas galian tambang. Galian tersebut kemudian melebar setelah jebolnya tanggul penahan aliran Sungai Ombili. Sejak saat itu danau ini pun dimanfaatkan oleh pemerintah setempat disana untuk dijadikan obyek wisata. Hal ini tidak mengherankan karena panorama cantik Danau Kandi memang sudah diprediksi dari awal berpotensi mendatangkan banyak wisatawan untuk singgah.

Sumber: Instagram @ila.nurlailatulf

Tumbuhan yang ada disekitar Danau Kandi juga tidak kalah ikut berkontribusi membuat suasana semakin terasa sejuk dan nyaman. Udara disana memang sangat segar. Anda bisa duduk santai sambil memandangi danau atau makan bersama keluarga. Tentu seru bukan jika makan bersama sambil ditemani panorama ciamik dari Danau Kandi? Jadi, jangan lupa bawa bekal, ya. Atau beli di kawasan Wisata Kandi juga bisa.

Oh, ya, di Danau Kandi banyak sekali spot Instagramable yang bisa anda bidik. Nyesel, deh, kalau tidak foto-foto di sini. So, siapkan perlengkapan fotografi terbaik anda sebelum pergi ke danau ini, ya. Jangan lupa juga bawa powerbank untuk jaga-jaga siapa tahu apabila anda berniat berfoto menggunakan smartphone, eh tahunya smartphone anda malah lowbat. Pasti sangat menjengkelkan, bukan? Jadi lebih baik bawa saja untuk antisipasi.

Sumber: Instagram @richocookies

Apabila anda masih penasaran dengan Sungai Ombilin yang berperan utama menyebabkan terbentuknya Danau Kandi, sungai tersebut bisa anda temukan di sekitar danau. Sungainya terbilang cukup lebar dan debit airnya terlihat melimpah. Di sungai banyak anak kecil maupun remaja yang tengah mandi sebab memang airnya tidak terlalu dalam. Anda juga bisa join dengan mereka.

Jika anda memperhatikannya dengan baik, Danau Kandi ini sebenarnya mengingatkan kita pada sebuah danau yang ada di Belitung yaitu Danau Kaolin. Anda tahu Danau Kaolin? Yup danau tersebut juga terbentuk akibat dari kegiatan penambangan yang begitu masiv. Bedanya dengan Danau Kandi adalah, warna air Danau Kaolin berwarna putih serta cara penambangannya hanya menggunakan air bersih sehingga secara tidak langsung menghadirkan panorama berbeda dengan batu bara yang warna aslinya hitam.

Apabila belum puas menikmati keindahan Danau Kandi maka bisa juga menaiki perahu yang sudah disediakan disana. Ada biaya transport yang harus anda keluarkan untuk bisa menyewa perahu tersebut untuk mengelilingi luasnya danau.

Akses Lokasi

Sumber: Instagram @neelampiliank

Nah, untuk mencapai lokasi Danau Kandi, jika anda berangkat dari Kota Sawahlunto maka bisa berkendara sekitar 15 menit ke Batusangkar. Jika tidak membawa kendaraan pribadi anda bisa menggunakan angkutan jurusan Talawi atau ojek yang ada di sekitar pasar Sawahlunto. Sementara itu bagi anda yang datang dari Kota Bukittinggi maka bisa menggunakan Bus MKZ, atau Kandi Wisata. Harga tiket masuk ke danau ini adalah 5000 rupiah per orang. 7000 rupiah jika datang pada saat weekend, dan 10.000 pada saat musim liburan.

Sumber: Instagram @ronitidin

Sekedar informasi saja selain Danau Kandi masih ada juga obyek wisata seru lainnya di Wisata Kandi seperti Taman Kupu-Kupu, Areal Pacu Kuda terbesar kedua dunia, arena outbond, arena gokart dan masih banyak lagi. Jadi apabila anda sudah puas di Danau Kandi, maka tidak ada salahnya mencoba mengunjungi wahana lainnya di Wisata Kandi.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai Danau Kandi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda. Ikuti terus berbagai ulasan wisata menarik lainnya di wisato.id.

Salam

Comments

Loading...