OUR NETWORK

Pesona Curug Tomo The Real Natural Water Slide

Curug Tomo mempunyai bentuk yang cukup unik dan menarik. Hal tersebut menjadi ciri khas dan juga daya tarik / pesona alam utama untuk destinasi wisata ini. Sehingga destinasi wisata alam ini selalu di padati oleh pengunjung.

Sumber: Instagram @ifanjuniari_

Dengan jalur tracking yang tidak ekstream dan panjang, destinasi wisata alam ini menjadi incaran semua orang. Termasuk para anak – anak yang tinggal tidak jauh dari jalur lokasi curug berada. Bahkan anak – anak yang baru menempuh SMP / SD pun sering berkeliaran hanya untuk mengeksplorasi Curug Tomo ini.

Sumber: Instagram @daily.ota

Saat mengunjungi Curug Tomo ini sebaiknya membawa baju ganti. Sebab kurang memuaskan jika mengunjungi curug tanpa merasakan secara langsung kejernihan dari air curug itu sendiri. Apalagi kondisi arus cukup tenang dan kolam yang dangkal.

Keunikan Dan Karakteristik Curug Tomo

Curug Tomo ini juga disebut dengan nama curug leuwi tomo. Pada umumnya bentuk dari curug ada 4 buah jenis, yaitu curug vertikal, horisontal / lebar, beringkat dan kembar / bercabang. Tetapi bentuk curug tersebut tidak berlaku untuk Curug Tomo ini.

Sumber: Instagram @_wwnta

Destinasi wisata alam ini memiliki 2 buah curug sekaligus. Baik curug pertama ataupun curug kedua tidak begitu tinggi. Kedua curug tersebut tingginya tidak lebih dari ±5 meter. Curug ini dikelilingi oleh pepohonan yang menjulang tinggi. Jadi suasana di curug sangat sejuk dan asri.

Sumber: Instagram @godirprayoto

Curug pertama terletak di dasar / bawah dan termasuk ke dalam jenis curug horisontal / melebar. Ukuran lebar dan tinggi curug yang ada di bawah tidak begitu panjang dan tinggi. Jadi curug yang satu ini mempunyai dapat dikatakan sebagai curug mini.

Sumber: Instagram @hallo.cinsu

Sedangkan untuk curug yang kedua, terletak di bagian atasnya. Curug yang kedua ini merupakan curug utama. Sebab bentuk dari aliran curug sangat unik dan langka.

Sekilas bentuk dari curug yang kedua ini hampir mirip dengan bentuk water slide pada wisata water boom / water park. Karakter pada curug yang kedua ini tidak begitu lebar dan hanya dapat dilewati oleh satu orang.

Sumber: Instagram @massega_

Arus aliran curug tidak lurus, tetapi berliku. Sehingga nampak seperti water slide. Walaupun bentuk dari curug sangat mirip dengan water slide, tetap tidak bisa bermain perosotan air di curug tomo ini. Karena kondisi tebing yang tidak rata dan kasar.

Hal ini menjadi salah satu fenomena alam yang sangat unik dan memperkaya koleksi curug yang ada di dalam wisata nusantara. Dengan karakter setiap curug yang berbeda – beda dan unik. Pengunjung pun hanya dapat melakukan free cliff jumping / berenang, baik di curug pertama maupun curug kedua. Sedangkan untuk kondisi air sangat jernih dan segar. Jadi sangat aman jika bermain air saat berada di Curug Tomo ini. Entah itu hanya sekedar berendam, berenang hingga merasakan sensasi pijat refleksi air terjun.

Untuk karakteristik dari arus di Curug Tomo ini tidak begitu deras. Sehingga sangat aman untuk didekati, apalagi untuk anak – anak.

Sumber: Instagram @rafiseptianto5872

Begitu pula dengan masing – masing air kolam yang sangat tenang. Baik pada curug pertama / kedua mempunyai kolam dangkal dan tidak begitu luas. Tetapi untuk kolam pada curug atas / Curug pertama mempunyai kolam yang jauh lebih sempit daripada kolam pada curug pertama / curug bawah.

Selain itu kondisi masing – masing kolam juga tidak begitu dalam dan hanya sekitar ±50 cm. Jadi bagi yang tidak begitu pandai dalam berenang tidak perlu khawatir. Sebab berenang di kolam Curug Tomo tidak akan tenggelam.

Selain pesona alam dari Curug Tomo ini begitu menarik, mitos dibalik keunikan curug yang fenomenal juga sangat menarik. Berdasarkan mitos, Curug Tomo ini dijaga dan dilindungi oleh seekor ular besar. Belum diketahui secara pasti spesies dari ular tersebut. Ular yang merupakan penunggu curug bukan ular biasa, namun merupakan ular legenda. Di dalam mulut ular tersebut terdapat sebuah tomo / katrol. Di dalam tomo / katrol berisi emas. Oleh karena itu curug ini bernama Curug Tomo / Curug LeuwiTomo. Mitos ini menjadi cukup nyata dengan adanya seorang yang memiliki emas dari ular tersebut. Beliau adalah Andar yang merupakan seorang Wali. Emas tersebut selalu dijaga dan dilindungi dengan baik oleh Wali Andar.

Lokasinya Curug Tomo

Alamat lengkap dari Curug Tomo ini berada di Kp Cikupa Pamatang Kandis, Ramea, Mandalawangi Pandeglang, Banten. Lokasi tersebut dapat diakses secara mudah dengan memanfaatkan Google maps. Letak dari lokasi curug pun masih berada di dalam kompleks wisata alam Curug Leuwi Bumi. Gerbang masuk Curug Leuwi Bumi dapat dijadikan sebagai petunjuk arah menuju ke destinasi wisata alam ini.

Namun karena kondisi desa yang menjadi lokasi dari Curug Tomo merupakan desa kecil, maka kondisi jalan menuju ke lokasi wisata masih sangat natural. Meskipun demikian jalur menuju ke lokasi curug tidak sepanjang Curug Kembar Cinoyong.

Waktu tracking yang dibutuhkan juga jauh lebih singkat. Bahkan hanya memakan waktu selama ±30 menit dari tempat parkir. Jadi suasana tracking tidak begitu menguras energi. Walaupun kondisi jalur tracking khas pegunungan sama seperti Curug Kembar Cinoyong.

Untuk dapat menuju ke Curug Tomo harus melewati jembatan gantung terlebih dahulu. Jembatan gantung tersebut sangat sederhana dan terbuat dari bambu, tetapi masih terlihat kokoh dan kuat untuk dilewati. Setelah melewati jembatan, kemudian harus melewati bebatuan besar terlebih dahulu supaya lebih dekat dengan Curug Tomo ini. Bebatuan ini menjadi spot foto paling sempurna dalam mendapatkan landscape curug terbaik. Pengunjung pun tidak perlu membawa perbekalan yang cukup. Apalagi di area curug terdapat beberapa warung yang menjual beberapa menu makanan dan minuman. Harganya pun juga cukup terjangkau.

Harga Tiket Masuk Curug Tomo

Khusus untuk harga tiket masuk pada Curug Tomo ini belum sepenuhnya menentu. Dengan kata lain tarif kontribusi dari Curug Tomo selalu berubah – ubah. Sehingga ada beberapa versi atas tarif tiket masuk untuk wisata alam ini.

Versi pertama yaitu harga tiket masuk untuk destinasi wisata alam ini sepenuhnya gratis. Pengunjung pun hanya perlu mengeluarkan akomodasi untuk parkir. Besarnya tarif parkir motor yaitu 5.000 IDR per orang.

Versi yang kedua yaitu dengan tarif tiket masuk sebesar 10.000 IDR per orang. Selain tiket masuk juga akan dikenakan tarif parkir sebesar ±5.000 IDR – 10.000 IDR. Jadi untuk versi yang kedua ini harus menyiapkan budget sebesar ±20.000 IDR.

Untuk tarif tiket masuk yang ketiga yaitu sebesar 20.000 IDR per orang. Kemudian besarnya tarif parkir mencapai ±5.000 IDR untuk motor. Sehingga untuk versi ketiga hanya mengeluarkan budget sebesar ±25.000 IDR.

Sementara itu untuk versi keempat / terakhir yaitu sebesar 35.000 IDR. Harga tarif tiket masuk belum terkadang lebih dan juga belum termasuk tarif parkir. Besarnya budget pada versi yang terakhir ini ±40.000 IDR.

Comments

Loading...