in

Pulau Liran “Surga” Di Perbatasan Indonesia Dengan Sumber Alam Melimpah

Sumber Gambar: Instagram @samuelpasaribu

Indonesia sebagai negara yang terdiri dari ribuan pulau sudah tidak aneh rasanya jika memiliki banyak pulau yang memiliki tidak hanya kaya akan sumber alam bawah lautnya tetapi juga pesona alam yang memanjakan mata. Banyak sekali pulau – pulau di Indonesia yang kemudian menjadi destinasi wisata popular tetapi tidak sedikit juga pulau – pulau indah yang belum begitu popular padahal keindahan alam yang dimiliki tidak kalah dengan yang lain.

Pulau Liran mungkin salah satunya. Salah satu pulau terluar Indonesia yang terletak di Selat Wetar dan berbatasan dengan Negara Timor Leste. Pulau Liran ini sendiri merupakan bagian dari wilayah pemerintahan Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Lebih tepatnya pulau ini berada di sebelah Utara dari Timor Leste.

1. Memiliki Pesona Indah Layaknya Surga

Sumber Gambar: Instagram @desian22

Pulau Liran sendiri sebenarnya memili karakteristik daratan yang tandus dan berbatu, jadi tidak aneh kalau ketika kalian datang ke pulau ini kalian akan di sambut oleh bukit – bukit tandus dengan warna rumput yang sudah menguning dan pohon yang kering. Dengan faktor geografis yang tidak memungkinkan penduduk lokal untuk bercocok tanam membuat penduduk Pulau Liran ini banyak yang hidup dengan menjadi nelayan.

Tapi pulau ini punya kelebihan yang mungkin tidak dimiliki oleh pulau – pulau lain. Pulau ini memiliki pesona alam yang indah bak “Surga”. Siapa yang bisa menduga pulau yang tandus dan berbatu ini memiliki pemandangan yang begitu indah. Pulau yang memiliki luas sekitar 34.3 km persegi ini memiliki air laut berwarna biru toska yang mengitari wilayah pantai pulau ini.

Degradasi warna biru air laut pun semakin terlihat eksotis ketika berbaur dengan pasir putih dan bukit tandus berbatu yang dikelilinginya. Dengan air laut yang sangat jernih dan ekosistem hayati yang berlimpah membuat orang – orang yang pernah berkunjung ke Pulau Liran ini menjuluki pulau ini “Surga”.

2. Kekayaan Alam Pulau Liran

Sumber Gambar: Google Maps @Jefri Harsel

Pulau Liran memiliki hutan mangrove di pesisir pantai pulau ini. Di perkirakan kurang lebih hutan mangrove ini memiliki luas sekitar 1.43 kilometer persegi. Species yang dimiliki juga sangat beragam tetapi yang menonjol diantaranya adalah Sonnearia Alba, Baringtonia Asiatica, Hibiscus Tilaceus, Nypa Fructicans dan juga Acanthus Licifolius. Dengan beragam dan luasnya hutan mangrove di pulau ini membuat ekosistem di Pulau Liran ini sangat terjaga. Karena sebagaimana yang kita tahu kalau hutan mangrove memiliki fungsi dan peran yang penting untuk ekosistem di pesisir pantai. Hal ini juga sangat dirasakan oleh penduduk setempat yang dimana sebagian penduduknya berprofesi sebagai nelayan.

Selain hutan mangrove Pulau Liran juga memiliki Tutupan Karang Batu ( Hard Coral ) yang masih tergolong sangat baik yaitu di atas 75 persen. Walaupun tergolong masih baik jelas terjadi penurunan dari segi kualitas terumbu karang yang disebabkan oleh oknum – oknum tidak bertanggung jawab yang menggunakan bahan peledak dalam menangkap ikan karang. Perairan sekitar pulau ini memiliki species ikan yang cukup beragam. Diantaranya spesies ikan karang dan ikan demersal ( ikan dasar air yang hidup dan makan di dasar laut atau danau ) mencapai 156 spesies. Ikan pelagis kecil ( ikan yang hidup di lapisan permukaan hingga kolom air ) mencapai 24 spesies dan ikan pelagis besar mencapai 15 spesies.

Sumber Gambar: Google Maps @Jefri Harsel

Membuat pulau ini sendiri memiliki potensi besar terutama sumber daya ikan karang karena memiliki ikan dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi. Sebut saja ikan kerapu, kakap merah, ikan lencam, ikan napoleon dan juga ikan baronang.

Namun pemanfaatan dan pengelolaan semua potensi alam yang sangat melimpah tersebut dirasa belum maksimal. Jalanan yang sudah ada saja masih banyak yang hancur dan belum terbuka keterisolasiannya. Jalan aspal juga masih sangat jarang ditemui. Wajar saja karena pulau ini cukup terisolir karena wilayahnya yang lebih dekat ke Timor Leste daripada Indonesia. penduduk lokalnya saja lebih dekat dan akrab dengan penduduk di Timor Leste yang ada di Pulau Atauro.

Sangat disayangkan apabila pulau “Surga” ini tidak dimanfaatkan secara maksimal selain bisa menjadi destinasi wisata yang menjanjikan juga memiliki sumber daya yang sangat potensial.