OUR NETWORK

Taman Kolong Wisata, Bekas Nestapa Pulau Bangka

Pulau Bangka adalah salah satu pulau penghasil biji timah terbesar di Indonesia. Bahkan ketenaran Pulau Bangka sebagai penghasil biji timah sudah berlangsung sejak era penjajahan kolonial Belanda. Penambangan pun sudah dilangsungkan sejak ratusan tahun yang lalu, karena memang timah memiliki banyak manfaat untuk berbagai bidang kehidupan. Namun yang disayangkan adalah kegiatan pertambangan selalu berdampak negatif bagi lingkungan, salah satunya adalah karena tidak adanya upaya reklamasi lahan bekas tambang. Oleh sebab itu, terkadang kegiatan pertambangan akan menyisakan pekerjaan rumah tersendiri untuk pemerintah atau pun masyarakat setempat.

Sumber: Instagram @alvin.mentari69

Tidak hanya di daerah, kegiatan pertambangan timah juga terjadi di Pangkal Pinang yang tidak lain adalah ibu kota Provinsi Bangka Belitung. Di sana pun banyak dijumpai kolong atau danau bekas galian tambang. Menariknya di Pangkal Pinang ada salah satu kolong yang disulap menjadi sebuah tempat wisata. Kolong yang ada di Kelurahan Bacang, Pangkal Pinang itu pun diberi nama Taman Kolong Wisata.

Lokasi Taman Kolong Wisata

Sumber: babelreview.co.id

Lokasi persisnya berada di Jalan Alexander, Kelurahan Bacang, Pangkal Pinang. Tidak jauh dari pusat kota, karena untuk menuju ke sana para pengunjung hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 10 menit dengan jarak 5 km. Jalan menuju ke Taman Kolong Wisata juga cukup mudah untuk diakses, walau pun lokasinya tidak berada persis di tepi jalan utama.

Sejarah Terbentuknya Taman Kolong Wisata

Sesuai dengan namanya, destinasi wisata ini pun memadukan antara kolong dengan taman yang sangat cocok sebagai tempat rekreasi bersama keluarga. Namun jauh sebelum itu kolong yang sudah ada sejak tahun 1973 ini hanya dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah akhir atau TPA. Akan tetapi pada tahun 2015 yang lalu salah seorang warga bernama Ibnu Haidiritas mulai memprakarsai pembangunan taman di kolong tersebut dengan menggunakan dana pribadi. Dikatakan bahwa Ibnu juga tidak menemui kesulitan dalam mengurus izin untuk menjadikan kolong yang satu ini sebagai tempat wisata. Karena pemerintah setempat juga merespon positif keinginan dari Ibnu, bahkan Walikota Pangkal Pinang juga turut serta memberikan sumbangsihnya untuk pembangunan Taman Kolong Wisata. Setelah dilakukan pembenahan di berbagai sektor, Taman Kolong Wisata akhirnya resmi dibuka untuk umum mulai 8 Desember 2017 yang lalu dan diresmikan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Belitung, Drs Rivai yang mewakili gubernur.

Daya Tarik Taman Kolong Wisata

Sumber: babelreview.co.id

Selain kolong sebagai daya tarik utamanya, di tempat rekreasi yang satu ini para pengunjung juga bisa menikmati berbagai wahana yang telah disediakan. Seperti tempat bermain anak, kolam renang, hingga perahu bebek yang bisa digunakan para pengunjung untuk berkeliling mengitari kolong. Ada juga beberapa wahana yang bisa memacu adrenalin, seperti wall climbing, flying fox, hingga jembatan tali. Meskipun cukup menantang, namun para pengunjung tidak perlu khawatir karena di setiap wahana sudah disediakan petugas pendamping. Selain itu di sana para pengunjung juga bisa belajar budidaya sekaligus memancing ikan lele, gurami, koi, nila, dan lobster. Menarik bukan?

Fasilitas di Taman Kolong Wisata

Sumber: Instagram@bank_andrie

Lokasinya yang berada di dekat kota dan mendapat perhatian dari pemerintah membuat fasilitas di Taman Kolong Wisata terbilang sangat lengkap. Di sana para pengunjung bisa dengan mudah menemukan toilet umum, musholla, tempat bilas di dekat kolam renang, pondok gratis mau pun yang disewakan, rumah makan, panggung seni, hingga tempat parkir yang cukup luas. Pokoknya lengkap banget fasilitasnya.

Harga Tiket Masuk Taman Kolong Wisata

Sejak diresmikan pada tahun 2017 yang lalu para pengunjung hanya akan dikenakan biaya masuk sebesar 10 ribu rupiah. Namun biaya itu tidak termasuk beberapa wahana yang ada di dalamnya, salah satunya adalah perahu bebek. Untuk bisa mencobanya para pengunjung masih harus mengeluarkan biaya tambahan, namun dijamin tidak akan menguras isi dompetmu.

Bagaimana, apakah kamu tertarik berkunjung ke sana? Oh ya, untuk berkunjung ke Taman Kolong Wisata hindari hari libur atau pada saat akhir pekan. Karena di sana pasti akan banyak didatangi para wisatawan, sehingga kamu pun tidak bisa dengan leluasa menikmari keindahan dari Taman Kolong Wisata atau pun mencoba beberapa wahananya

Comments

Loading...