in

Desa Sawangan, Melihat Rumah Masa Depan Orang Minahasa Jaman Dahulu

Sumber Gambar dari Instagram @ns.john

Bukan jadi rahasia umum lagi bila sebuah Desa memiliki panorama yang layak untuk dikunjungi. Selain itu, kehidupan masyarakatnya soal budaya dan adat istiadat bisa menjadi magnet lain untuk datang dan melihatnya secara langsung. Seperti halnya, di Desa Sawangan yang terletak di Tomohon. 

Kawasan ini memang sangat menarik untuk dikunjungi. Selain memiliki panorama yang mengesankan. Desa sawangan punya wisata horor yang membuat siapapun pasti penasaran untuk mengunjunginya. Penasaran seperti apa? Mari kita lanjutkan perjalanannya di bawah ini.

Mengenal Waruga

Waruga sendiri adalah kuburan yang dahulu di tempatkan di rumah-rumah warga. Tetapi, sejak masa pemerintahan Hindia Belanda, Waruga ini dikumpulkan jadi satu tempat. Pemerintah Belanda memang melarang keras hal tersebut, dengan alasan mampu menularkan berbagai macam penyakit. Konon katanya, karena Waruga yang berbentuk sarkofagus ini banyak yang terserang penyakit Kolera. Warga Minahasa mulai menggunakan ini pada abad ke 9.

Terletak di ketinggian 235 mdpl menjadi salah satu cagar budaya yang sayang untuk dilewatkan. Kalau dilihat dari Bahasa Minahasa, nama Waruga ini berasal dari dua kata. Waru yang memiliki arti sebagai rumah sedangkan Ruga sendiri adalah raga. Jadi bisa dikatakan Waruga adalah rumah untuk raga yang sudah meninggal.

Sumber gambar: studytourinformatikaunsrat.blogspot.com

Waruga terbuat dari batu berongga dengan ukuran segi empat. dengan tingginya kurang lebih satu meter. Kemudian, orang yang meninggal di dalamnya ditempatkan dalam posisi duduk. Sementara itu, untuk tutupnya sendiri memang tampak berat. 

Cara membawanya memang tidak boleh sembarangan. Biasanya, anggota keluarga akan membawanya sendiri dengan cara ditaruh diatas kepala dari tempat waruga ini dibuat. Perlu diketahui, bahwa satu waruga hanya dikhususkan untuk satu keluarga saja dengan maksimal 12 orang.

Cara Menuju ke Lokasi

Desa Sawangan sendiri terletak di Kecamatan Airmadidi, kabupaten Minahasa Utara. Perlu diketahui, Desa Sawangan di kawasan Minahasa memang sedikit banyak. Jadi, pastikan kecamatan dan kabupatennya benar ya. Agar tidak salah kunjung.

Menuju ke objek wisata ini, kamu bisa menempuhnya dari Bandara Sam Ratulangi. Ada beberapa maskapai yang sudah menyediakan penerbangan ini dengan harga mulai dari 1 jutaan bila kamu berangkat dari jawa. Waktu tempuhnya kurang lebih 4 jam hingga 5 jam lamanya.

Dari bandara, kamu bisa naik kendaraan pribadi menuju ke Desa Sawangan dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit saja. Waktu yang tidak terlalu lama bukan untuk bisa menikmati pesona Waruga ini.

Bagi kamu yang membutuhkan penginapan. Tidak jauh dari Desa Sawangan yang jaraknya hanya 15 menit ada sebuah penginapan namanya, Bunga Matahari Guest House Harga per kamarnya mulai dari 350 ribu Dengan fasilitas gratis sarapan pagi, Kipas angin, air minum kemasan, dan ruangan kamar yang bebas asap rokok.

Pesona Horor Waruga

Di Taman Purbakala Waruga ini, kamu bisa melihatnya yang berjajar rapi dan tampak terawat. Kamu juga bisa melihat pepohonan tua menjulang di antara Waruga yang menyiratkan betapa mistisnya kawasan ini.

Sumber Gambar: aroengbinang.com

Saat kamu memasuki kawasan ini, kamu bisa melihat di kanan dan kirinya ada sebuah lukisan mural yang menggambarkan bagaimana pembuatan waruga ini. Konon katanya, satu waruga dengan yang lain itu berbeda lho. Disesuaikan dengan status sosial keluarga dan pekerjaan selama ia hidup.

Sehingga, kamu bisa tahu apa yang ia lakukan semasa hidup. Sebagai satu contoh, di Waruga kamu melihat berburu. Bisa jadi, beliau adalah seorang pemburu yang tidak pernah lepas dari hutan. Sementara untuk mayat perempuan. Jari jarinya dibuat mengepal untuk laki-laki dibuat saling mengunci.

Sumber Gambar: travel.kompas.com

Disini, kamu  bisa melihat kurang lebih ada 144 Waruga dimana hanya 31 saja yang bisa diidentifikasi. Waruga tertua berusia 800 tahun. Nah, bagi kamu yang penasaran dengan isinya. Kamu bisa masuk di salah satu waruga yang terbuka.

Museum

Sumber Gambar: Instagram @raca.wiajaya

Jangan hanya terpesona dengan Waruganya saja. Kamu juga bisa mengunjungi museum yang masih di kawasan Waruga. Museum ini, berisikan benda-benda peninggalan warga di atas Waruga. Menurut kepercayaan masyarakat Minahasa dahulu, mereka memberikan barang kesayangan agar di alam sana lebih tenang. Benda-benda inilah yang biasanya akan diselamatkan agar tidak dicuri oleh orang lain.

Kesimpulan

Desa Sawangan menjadi salah satu wisata di Minahasa yang wajib kamu kunjungi. Dimana, kamu bisa melihat bagaimana kuburan orang Minahasa kuno jaman dahulu yang menarik tetapi, tetap mempunyai unsur mistis. Jadi, sudah siap berkunjung ke sini?