in

Desa Wisata Ranu Pani Pesona Tak Terlupakan di Lereng Semeru

Sumber Gambar: travel.kompas.com

Kabupaten Lumajang, menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang menawarkan berbagai keindahan alam, adat istiadat, serta ramah tamah penduduk. Dimana, kamu bisa mendapatkannya di Desa Wisata Ranu Pani, masuk Kecamatan Senduro.

Lebih tepatnya lagi letaknya berada dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Berada di ketinggian 2100 mdpl dan jadi desa terakhir, sebelum para pendaki memulai perjalanannya menuju Puncak Mahameru.

Masih dalam satu lokasi, wisatawan bisa mengunjungi dua danau yang menawarkan ketenangan dan keindahan alam khas pegunungan. Keduanya adalah Ranu Regulo dan Kumbolo.

Seluruh penduduk di Desa Wisata Ranu Pani mayoritas adalah Suku Tengger, merupakan salah satu keturunan dari Kerajaan Majapahit. Sayangnya, berkunjung ke sini, sudah berbeda dengan Ranu Pani yang dulu dimana kesederhanaan masih terlihat.

Sekarang, taraf hidup masyarakat sudah meningkat. Mereka mulai memperbaiki rumah sehingga terlihat lebih modern. Walau begitu, mata pencahariannya tidak pernah berubah, sebagian besar adalah petani bahan pokok seperti kentang, daun bawang, kubis dan masih banyak lagi.

Tidak heran bila kawasan ini terkenal memiliki ladang yang cukup luas. Para pendaki dapat melihatnya saat berjalan menuju puncak bahkan, beberapa mendapatkan kebaikan hati masyarakat sekitar. Saat panen, terkadang mereka diberi hasilnya sebagai bekal.

Menuju ke Desa Wisata Ranu Pani

Sumber Gambar: travel.kompas.com

Menuju ke desa bisa ditempuh dengan berbagai cara menggunakan kendaraan pribadi atau sewa jeep. Walaupun kawasannya berada di wilayah Lumajang, tetapi lebih disarankan untuk turun di Kota Malang.

Bagi wisatawan yang datang menggunakan sarana transportasi baik pesawat, bus, atau kereta api, mengapa demikian? Akses menuju ke desa lebih mudah dan banyak pilihannya daripada dari Kota Lumajang.

Untuk sewa jeep bisa minta dijemput di stasiun harganya Rp1,3 juta sekali berangkat. Jika, sewa kendaraan maka harganya Rp80 ribu per malam dan harus meninggalkan 3 identitas serta uang jaminan.

Arahnya cukup mudah, pastikan kamu menuju ke kawasan Tumpang, setelah itu ikuti saja papan petunjuk menuju ke pendakian Gunung Semeru. Masuk kawasan taman nasional akan dikenakan biaya sebesar Rp25 ribu.

Sebelum ke Ranu Pani kamu bisa singgah di Air Terjun Bidadari atau Bukit Teletabis. Selanjutnya, lanjutkan perjalanan dengan menempuh waktu 1 jam 10 menit. Tidak terlalu lama bukan?

Keramahan Penduduk Desa Wisata Ranu Pani

Harus diakui seluruh penduduk desa sangat ramah, bahkan sudah seperti saudara sendiri. Walau hanya satu kali bertemu. Inilah yang jadi alasan mengapa sulit sekali pergi dari sini. jangan lupa membawa jaket tebal, karena suhunya bisa mencapai 10 derajat bahkan minus.

Menariknya disini, kamu bisa melihat amphiteater yang berfungsi mempertunjukkan sarana kesenian budaya Jaran Kepang yang terus dilestarikan secara turun-temurun. Tidak cukup hanya pertunjukan budaya saja, ke sini kamu harus menikmati berbagai sajian kulinernya.

Dijamin enak dan membuat kamu tidak ingin berhenti makan. Ada otak-otak, lumpia, dan peyek semenan, keripik pisang kirana, Oseng-oseng tumewu, sambel tropong, hingga selai terong tengger. Semuanya ini bisa dibeli dan dijadikan sebagai oleh-oleh.

Fasilitas yang diberikan sudah cukup lengkap. Mulai dari sarana toilet bersih, bagi wisatawan yang ingin tinggal lebih lama dan menjadi bagian dari mereka. Cobalah untuk menginap di salah satu rumah warga.

Untuk biayanya mulai dari Rp300 ribu atau menikmati home stay yang letaknya tidak jauh dari desa, jumlahnya cukup banyak tinggal pilih mau fasilitas apa saja. Suasana pagi disini sangat menyenangkan, cobalah berkeliling sejanak pasti ada hal menarik yang dapat ditemukan terutama, untuk objek foto.

Desa Wisata Ranu Pani bisa dikatakan sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Jawa Timur. Bukan hanya menawarkan keindahan alamnya saja, sajian kuliner, pertunjukkan budaya, sampai ramah tamah dari penduduk sekitar menjadi daya tarik tersendiri, sudah siap pergi kesana?