OUR NETWORK

Istana Niat Lima Laras Pesona Kerajaan Lima Laras yang Masih Memukau

Kabupaten Batu Bara adalah wilayah di Sumatera Utara yang menyimpan banyak sekali kisah sejarah. Apalagi, kawasan ini dahulunya pernah berdiri kerajaan melayu pesisir yang cukup dikenal hingga sampai ke pelosok negeri dan seberang. Bahkan, peninggalannya pun sampai saat ini masih bisa dilihat dan dikenang oleh generasi muda yang saat ini mulai berdatangan silih berganti.

Sumber: Instagram @prhd1

Salah satu peninggalan yang bisa dinikmati adalah Istana Niat Lima Laras. Bangunan yang usianya sudah mencapai 100 tahun ini masih terlihat kokoh berdiri walau beberapa catnya ada yang pudar. Tetapi, bentuk dan bangunannya masih terlihat sangat mengesankan. Tidak berubah sama sekali dari bentuk aslinya.

Sekilas Mengenai Istana Niat Lima Laras

Sumber: Instagram @inggrittaginting

Istana ini dibangun pada tahun 1907 oleh Datuk Muhammad Yoeda yang merupakan raja dari kerajaan lima laras ke 12. Beliau berkuasa mulai dari tahun 1883 hingga 1919. Pembangunan dari Istana ini sendiri selesei pada tahun 1912. Biaya yang harus ditanggung selama pengerjaannya mencapai 150 ribu emas. Angka yang cukup fantastis kala itu.

Proses pengerjaan Istana Niat Lima Laras sendiri dipimpin langsung oleh sang raja yang kala itu mendatangkan para ahli dari negeri cina dan juga Malaysia. Agar istana ini berdiri sesuai dengan keinginan sehingga, kurang lebih ada 80 an tenaga ikut membantu pengerjaan istana ini. Bangunan ini memiliki 4 lantai dengan luas kurang lebih 102 meter x 98 meter.

Mempunyai 4 anjungan barat, timur, utara dan selatan. Arsitekturnya terpengaruh oleh kebudataan melayu. Ada pula yang terpengaruh oleh kebudayaan cina yang bisa kita lihat di lantai pertama pada keramik-keramiknya yang dipergunakan sebagai tempat untuk musyawarah.

Alamat dan Rute Lokasi

Istana Niat Lima Lara terletak di Jl. Rakyat Lima Laras, Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara 21253. Bila anda menggunakan kereta api, maka turunlah di stasiun tebing tinggi. Dari sini jarak menuju ke objek wsiata kurang lebih 68 km. Atau, membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam 44 menit.

Sumber: Instagram @diimuhammad

Rute menuju ke Istana setelah keluar dari stasiun ikuti jalan Iman Bonjol atau jalan lintas sumatera sejauh  1,5 km. Tetap, di jalan ini kurang lebih sejauh 41,8 km. Setelah itu, anda akan masuk ke jalan perintis kemerdekaan sejauh 24,3 km hingga anda akan masuk ke Jl. Rakyat Lima Laras. Dan anda akan sampai di titik lokasi.

Menjelajah Istana Niat Lima Laras

Sumber: Instagram @shang_surya’s

Objek wisata yang akan buka pada pukul 8 pagi dan tutup pada pukul 4 sore ini. Dari luar akan tampak menggoda walau terlihat kurang terawat dengan baik. Setelah kita menjelajah di lantai satu. Saatnya kita naik ke lantai 2 dan juga 3 yang terdapat kamar untuk keluarga raja dengan ukuran 6 x 5 meter.

Menuju ke lantai 2 dan 3 anda akan disuguhkan dengan anak tangga berputar yang bila dihitung jumlahnya kurang lebih 27 anak tangga. Bila anda perhatikan lebih dalam dan bila sempat menghitungnya pula. Istana Niat Lima Laras ini memiliki kurang lebih 28 pintu dan 66 pasang jendela.

beberapa peninggalan lain kerajaan lima laras seperti Tempayan berukiran naga, barang pecah belah, 2 pedang, serta 1 tombak. Bisa kita lihat di rumah Datuk Muhammad yang jaraknya tidak jauh dari istana.

Catatan Lain Sejarah Istana

Sumber: Instagram @echohyto

Setelah kerajaan lima laras ini berakhir pada tahun 1923. Istana ini pun dibiarkan saja oleh pemerintah. Kemudian, pada tahun 1942 pada saat tentara jepang masuk ke Indonesia dan masuk ke wilayah asahan. Hingga akhirnya, diduduki oleh Jepang.

Selanjutnya pada agresi militer ke II tentara Indonesia pun berhasil merebut kembali istana ini. dibawah kepemimpinan Dahrif Nasution. Hingga, sampai saat ini Istana ini bisa kita nikmati bersama. Setelah meninggalnya Datuk Muhammad Yoeda, kerajaan lima laras pun seakan perlahan runtuh. Tidak ada lagi jejak sejarah yang bisa diceritakan. Sampai saat ini, istana yang masih kokoh berdiri ini diurus dan dirawat oleh keturunan datuk yang saat ini berusia 64 tahun.

Menikmati objek wisata ini adalah sebuah kewajiban apalagi, bagi anda yang haus akan sejarah kerajaan-kerajaan beserta peninggalannya. Kalau berkunjung ke sini jangan lupa ajak sahabat, keluarga, dan juga teman yang banyak agar Istana Niat Lima Laras semakin Viral.

Comments

Loading...