in

Kenikmatan Nasi Minyak H Saudi, Letak Emperan Rasa Bintang Lima

Sumber Gambar: Google Maps @Elly Suryani

Palembang merupakan daerah dengan campuran budaya yang banyak. Karena dahulu kota ini dijadikan pusat perdagangan. Beberapa budaya termasuk kuliner bercampur dari negara luar. Salah satu masakan yang bercampur dengan budaya negara luar adalah Nasi Minyak H Saudi.

Nasi minyak sendiri merupakan makanan yang dibawa oleh pedagang Arab Saudi ketika mereka menetap di Palembang untuk berdagang. Untuk traveler yang belum pernah mencicipi nasi minyak, nasi ini merupakan nasi yang enak namun tergolong makanan berat karena ketika dimasak banyak sekali rempah-rempah sebagai bahan pembuatnya.

Yang menjadikan Nasi Minyak H Saudi ini begitu enak adalah bumbu rahasia yang mereka miliki. Konon katanya bumbu yang mereka punya merupakan resep langsung dari Arab Saudi. Banyak pecinta kuliner di Palembang sangat menyukai nasi minyak ini terutama menggunakan kismis, rasanya jadi lebih enak.

Nasi ini tidak kalah enak dari Nasi Bebek Tugu Pahlawan yang ada di Surabaya loh.

Letak Nasi Minyak H Saudi

Meskipun nasi minyak ini sangat terkenal traveler tidak perlu takut loh. Harga nasi minyak ini sangat merakyat hanya sekitar Rp 15 rb – Rp 30 rb. Letaknya juga dipinggir jalan namun jangan ragu untuk rasanya. Traveler akan merasakan makanan yang seolah-olah dibuat oleh koki handal.

Jika ingin mengunjungi warung Nasi Minyak H Saudi ini traveler bisa menggunakan angkutan umum ke Jl. Lingkaran 1 No. I No. 285, 15 ilir, kec. Ilir timur 1. Ada angkutan umum yang berwarna putih yang menunggu di sekitar daerah Jembatan Ampera.

Cukup membayar Rp 5 rb traveler akan diantarkan langsung oleh sopir ke lokasi tujuan. Letaknya yang dipinggir jalan akan sangat mudah ditemukan. Jika ingin mempermudah, traveler bisa menaiki ojek online dan langsung memilih Nasi Minyak H Saudi di peta. Untuk kondisi saat ini sangat disarankan jika traveler mengunjungi warung ini dengan menggunakan protokol kesehatan seperti masker dan membawa hand sanitizer. Karena situasi Palembang yang berada di status PPKM Level 3.

Traveler jangan terlalu berlama-lama untuk makan dine in. Karena warung ini cukup ketat memperhatikan protokol kesehatan. Jangan sampai liburan yang traveler rencanakan malah justru membawa petaka dan terpapar Covid-19.

Kenapa Nasi Minyak H Saudi Begitu Enak?

Sumber Gambar: Google Maps @Suherman Yahya

Meskipun nama warung ini berembel-embel nasi minyak. Warung ini juga menjual makanan khas Palembang lainnya seperti pempek, lenggang dan beberapa jenis makanan lainnya. Memang MVP dari warung ini adalah nasi minyaknya.

Nasi Minyak H Saudi ini terasa enak karena memang dibumbui rempah-rempah dan dimasak dengan minyak khusus yang bernama minyak samin. Ada berbagai jenis pilihan lauk yang tersedia. Wisato.id menyarankan traveler menggunakan lauk daging malbi.

Daging ini sekilas tampak seperti rendang namun dengan cita rasa rempah yang berbeda. Traveler akan merasakan sensasi manis dan pedas menjadi satu di dalam bumbu dagingnya. Tenang saja untuk ukuran pedas warung ini sudah menyelaraskan dengan lidah orang umum.

Rasa pedasnya tidak terlalu, jadi traveler tidak perlu takut untuk mencobanya. Selain daging malbi ada juga berbagai macam jenis sate yang bisa dijadikan lauk untuk bersantap. Traveler bisa mencicipi sate kerang, sate hati bahkan udang yang di bumbui kecap dengan taburan tomat di atasnya.

Kapan Waktu Yang Tepat Berkunjung?

warung nasi minyak h saudi

Warung Nasi Minyak H Saudi tidak buka setiap hari. Mereka hanya buka dari hari Senin sampai Sabtu. Jadi pastikan traveler mengingatnya ya. Jangan sampai ketika traveler berkunjung warungnya malah tutup.

Untuk jam operasional, warung ini buka cukup lama. Mulai dari jam 09.30 WIB sampai jam 19.00 WIB. Khusus hari sabtu, warung ini buka cukup lama. Buka jam 09.30 WIB dan tutup jam 21.00 WIB. Sangat disarankan traveler berkunjung ke warung ini di jam setelah makan siang.

Karena jika berkunjung tepat jam 12.00 WIB, pengunjung yang ada di warung ini begitu ramai. Traveler tidak mau kan berhimpit-himpitan atau bahkan tidak mendapatkan tempat. Warung ini paling ramai dikunjungi sekitar jam 12.00 WIB sampai jam 13.00 WIB.

Atau jika traveler ingin merasakan Nasi Minyak H Saudi namun juga ingin berinteraksi dengan orang lokal. Sangat cocok jika traveler makan di jam makan sore atau ketika orang-orang pulang kerja. Disini tidak hanya para pekerja loh yang menyukainya.

Namun mahasiswa juga banyak makan di warung ini. Karena harga dan porsinya yang banyak membuat mahasiswa lebih suka memilih makan disini. Jika traveler tidak ingin kesulitan mengantri. Traveler bisa memesan menggunakan aplikasi pesan antar online.

Karena warung ini sudah mendaftarkan diri di aplikasi penjemputan makanan online. Tidak perlu takut untuk mengantri atau kehabisan. Bagaimana? Apakah traveler sudah menentukan apakah ingin mengunjungi langsung warungnya ? atau hanya ingin mencicipi kenikmatan Nasi Minyak H Saudi dari rumah?