in

Mie Pangsit Pocong Kuliner Dini Hari Yang Paling Banyak Diburu

Sumber Gambar: Google Maps @soesanto tirtoprodjo

Para Sahabat Wisato sebagai pecinta kuliner nusantara kurang lengkap rasanya jika belum mencicipi aneka menu lezat yang ada di Balikpapan. Kota yang sarat akan adat dan budaya asli yang sangat beragam. Begitu juga dengan kulinernya yang khas dan unik. Lokasinya yang terletak di pinggir pantai membuat kota ini banyak destinasi wisata yang indah dan kuliner lautnya yang menggoda.

Kemana pun Sahabat Wisato pergi untuk berlibur atau sekedar tugas dinas, belum pas jika tak mampir ke warung untuk makan atau sekedar minum teh. Tak hanya olahan seafood lainnya, Balikpapan memiliki kuliner tersembunyi yang tak kalah lezatnya. Salah satu kuliner yang unik dari segi nama dan rasanya yaitu Mie Pangsit Pocong.

Kisah Dibalik Mie Pangsit Pocong

Sumber Gambar: Instagram @rosmihar88

Dari namanya saja Sahabat Wisato pasti merinding mendengarnya. Pasti terlintas sesuatu yang berbau mistik dipikiran Sahabat Wisato. Tenang saja Sahabat Wisato, tidak seperti yang Sahabat Wisato pikirkan. Kuliner yang satu ini tidak menggunakan sesuatu yang mistis ataupun hal-hal yang aneh demi meramaikan gerobak kecilnya.

Singkat saja, dinamakan Mie Pangsit Pocong dikarenakan jam bukanya yang terbilang tak biasanya. Biasanya warung-warung membuka lapaknya dari pagi hari hingga malam hari. Berbeda dengan Mie Pangsit Pocong, kuliner satu ini mulai berjualan pada dini hari sekitar pukul 2 pagi hingga pukul 8 WITA.

Dari tahun 2006 Slamet Ahadi selaku pemilik Mie Pangsit Pocong sudah memulai usaha kulinernya dengan cara mendorong gerobak keliling kampung-kampung. Selanjutnya Slamet menemukan tempat yang pas untuk berjualan dan menetap yaitu di daerah Kolam Renang Mulawarman.

Adapun alasan yang ‘nyeleneh’ dan mengocok perut, menurut Slamet, salah satu alasan yang membuatnya berjualan dini hari yaitu jika dia berjualan pada siang hari, nanti kulitnya rusak, kulitnya sedikit sensitif jika terkena teriknya sinar matahari.

Diperjalanannya menuju kesuksesan seperti sekarang, pastinya ada rintangan yang menghadang. Seperti salah satu contohnya, saat Slamet berjualan dini hari, Slamet sering mendapatkan gangguan dari pemuda yang sering mabuk-mabukan. Akibatnya membuat resah para konsumen yang sedang menikmati Mie Pangsit Pocong. Untungnya ada bantuan pihak berwajib, kini pemabuk-pemabuk itu tak pernah muncul lagi di tempat dagangannya.

Dulunya tempat berjualan Mie Pangsit Pocong hanya berupa gerobak dan juga meja untuk menaruh mangkuk pesanan para pembeli. Di tempat jualan ini oun tidak disediakan minuman dan tempat untuk duduk. Para pembeli sendirilah yang menentukan lokasi yang nyaman untuk menyantap seporsi Mie Pangsit Pocong. Karena para pembeli yang semakin ramai, Slamet pun menambahkan kursi dan meja untuk para pembelinya agar lebih nyaman untuk menikmati Mie Pangsit Pocong.

Banyak para pecinta kuliner ataupun youtuber yang mengincar Mie Pangsit Pocong karena penasaran dengan cita rasanya. Berkat para youtuber, Mie Pangsit Pocong semakin dikenal warga Balikpapan maupun di luar Balikpapan.

Harga Murah Meriah Porsinya Banyak

Sumber Gambar : Google Maps @Ilham Smile

Satu porsi Mie Pangsit Pocong ala Slamet terhitung murah dan terjangkau. Dengan harga yang murah meriah ini, Sahabat Wisato sudah bisa menikmati seporsi mie, telur kecap, suiran daging, kerupuk pangsit dan kuah kaldu yang nikmat. Untuk porsi biasa dibanderol seharga 10ribu saja. Sahabat Wisato juga bisa memesan porsi jumbo, cukup menambahkan 2ribu saja akan mendapatkan tambahan telur bulat dan mie yang melimpah. Ya kami sarankan lebih ‘worth it’ jika membeli dengan porsi jumbo karena hanya beda 2ribu, yakni 12ribu saja.

Jika Sahabat Wisato lebih menyukai mie pangsit kering, Sahabat Wisato bisa memesan dengan kuah yang terpisah. Bagi pencinta pedas, bisa menambahkan sambal dan juga bisa menambahkan perasan limau yang membuat Mie Pangsit Pocong semakin gurih. Rasa asem, pedas dan kriuknya kerupuk pangsit menyatu di dalam satu mangkuk. Porsinya yang banyak dijamin bikin perut Sahabat Wisato auto kenyang. Inilah yang membuat Mie Pangsit Pocong tetap bertahan dan semakin ramai pengunjungnya.

Lokasi Mie Pangsit Pocong

Sumber Gambar : Google Maps @Budiansjah Budi

Tak susah untuk mencari lokasi Mie Pangsit Pocong, karena letaknya yang strategis dan gampang untuk ditemukan. Sahabat Wisato bisa mengunjungi lokasinya yang beralamatkan di Jalan Penegak, Damai, Balikpapan. Kami sarankan Sahabat Wisato datang saat jam buka agar tidak mengantri lama. Tertarik untuk mencoba Mie Pangsit Pocong?