in

Songkolo Bagadang Timbang Alhamdulillah, Santapan Enak Di Tengah Malam

Sumber Gambar: Instagram @cece_ira

Makassar adalah salah satu kota yang terletak di Pulau Sulawesi, termasuk kota metropolitan terbesar di wilayah Indonesia bagian timur, walaupun letak pastinya masih berada di wilayah Indonesia bagian tengah. Sebagai kota metropolitan, Makassar adalah salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakan sekitar, setelah Kota Manado.

Makassar tak hanya menyajikan keindahan pemandangan alam dan kota yang penuh dengan pusat perbelanjaan bagi para wisatawan. Kota ini juga memiliki berbagai macam kuliner tradisional yang khas. Salah satu makanan khas tradisionalnya yaitu songkolo bagadang.

Songkolo bagadang atau yang biasa disebut juga songkolo atau sokko, bisa dijumpai di Songkolo Bagadang Alhamdulillah, yang terletak di Jalan Antang Raya Pannara Nomor 19, Kecamatan Manggala, atau arah timur dari pusat Kota Makassar.

Sumber Gambar: Instagram @dapurnyoknyok

Jika Sahabat Wisato mampir ke Makassar,  belum lengkap rasanya jika belum mencicipi kuliner tengah malam Makassar. Pasti Sahabat Wisato masih belum tau apa itu songkolo atau sokko. Kuliner yang satu ini merupakan sajian nasi ketan hitam atau putih yang ditaburi dengan serundengan (bajabu’ kaluku) atau parutan kelapa sangrai. Biasanya disajikan dengan ikan teri asin (juku mairo), telur, dan sambal khas Bugis-Makassar. Bagadang sendiri diambil dari kata begadang, karena dibuka hingga tengah malam.

Warung yang satu ini ramainya justru pada tengah malam menjelang subuh. Yang menjadi unik dari warung ini adalah sebelun songkolo disajikan, songkolo ditimbang terlebih dahulu. Itu sebabnya warung ini Bernama Sonkolo Bagadang Timbang. Untuk beratnya sendiri dikemas dalam dua paket, terdiri dari paket 1,5 ons dan 2,5 ons.

Tak hanya menu songkolo saja, di warung Songkolo Bagadang Timbang Alhamdullilah juga menyajikan sajian lainnya seperti Pallubasa dan nasi kuning khas Makassar. Berbeda dengan songkolo lainnya, songkolo yang ada di warung iniangat empuk dan enak. Songkolo yang dibungkus dengan plastic diberi lapisan daun pisang pada dasarnya. Ini bertujuan agar panas yang dihasilkan dari songkolo tak bersentuhan langsung dengan permukaan plastik bungkusan. Tak hanya itu, aroma dari daun pisang juga tercium.

Sumber Gambar: Instagram @kedaimunijogja

Parutan kelapa goreng yang ditaburi di atas songkolo memberi rasa manis dan gurih. Ikan terinya juga pas didampingi dengan songkolo. Pemiliki warung songkolo begadang sendiri memiliki teknik khusus untuk menggoreng ikan terinya. Membuat ikan teri ini tak terlalu asin dan aroma ikannya sangat terasa. Tak terlalu kering dan tak terlalu basah. Saat dikunyah pun rasanya sangat garing seperti kerupuk.

Tak lupa sambal khas Bugis-Makassar sebagai teman untuk menyantap songkolo ini berwarna coklat kemerah-merahan. Terdapat campuran antara cabai, tomat, dan kayu manis. Jadi sangat cocok untuk Sahabat Wisato yang menyukai makanan pedas. Aroma kayu manisnya pun tercium. Dijamin sangat lezat! Jika Sahabat Wisato kurang menyukai ikan asin, Sahabat Wisato bisa menggantinya dengan lauk lain seperti telur bebek asin atau telur ayam, dan mie.

Berbagai minuman dingin dan panas juga bisa dinikmati di sini. Selain enak dan mengenyangkan, harga songkolo juga sangat murah. Satu porsi Songkolo Bagadang hanya dihargai sebesar 5ribu rupiah.

Tak hanya sebagai kuliner khas Kota Makassar, songkolo juga biasanya disajikan saat acara-acara ada yang diselenggarakan di Sulawesi Selatan. Bahkan untuk acara Maulid Nabi Muhammad SAW, warga biasanya berlomba-lomba untuk membuat songkolo dengan beraneka macam hiasan.

Sumber Gambar: Google Maps @Kang Arno

Meskipun warung ini hanya warung sederhana yang berada di sebuag gang, warung ini tak pernah sepi dari pengunjung. Karena warung ini dibuka hingga dini hari, rata-rata pelanggannya dari kalangan yang beraktivitas di malam hari seperti tukang ojek, supir taksi, atau mahasiswa. Banyak juga pecinta kuliner yang sekedar ingin mencicipi lezatnya hidangan ini.

Jika Sahabat Wisato ingin mencobanya, Sahabat Wisato mesti ekstra bersabar dalam mengantre. Kami sarankan Sahabat Wisato mengunjungi pada hari biasa, karena jika akhir pekan pasti akan sangat ramai. Warung Songkolo Bagadang Timbang Alhamdulillah dibuka setiap harinya pada pukul 19.00 – 03.00 dini hari. Dijamin siapa saja yang mencobanya pasti mengucap syukur setelah merasakan kenikmatan songkolo bagadang.