in

Warung Sate Yakin Rasa, Yakin Deh Bakalan Balik Lagi!

Sumber Gambar: Google Maps @Ari Wibawa

Sate atau satai adalah makanan yang terbuat dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu, kemudian dipanggang menggunakan bara arang. Sate disajikan dengan berbagai macam bumbu yang bergantung pada variasi resep sate. Daging yang dijadikan sate antara lain daging ayam, kambing, domba, sapi, babi, kelinci, kuda, dan lain-lain.

Sate diketahui berasal dari Jawa, Indonesia, dan dapat ditemukan di mana saja di belahan Indonesia dan telah dianggap sebagai salah satu masakan nasional Indonesia. Sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Sate juga populer di Belanda karena dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya.

Sate adalah hidangan yang sangat populer di Indonesia, dengan berbagai suku bangsa dan tradisi seni memasak telah menghasilkan berbagai jenis sate. Salah satu warung sate yang paling dinikmati dan paling populer adalah Warung Sate Matang Yakin Rasa. Warung sate ini terletak di Jalan Sri Ratu Syafiatuddin, Peunayong, Kota Banda Aceh dan dibuka pada pukul 10.00 – 00.00 setiap harinya.

Dibalik Nama Sate Matang

Mendengar namanya mungkin berpikir sebutan itu diberikan karena Sate Matang dibakar hingga benar-benar matang atau siap saji. Ternyata kata ‘Matang’ pada nama Sate Matang bukan menunjukkan tingkat kematangan potongan daging pada sate, melainkan menunjukkan asal sate ini berasal, yaitu dari kota Matang Geuleumpang Dua, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kota inilah yang menjadi kota di mana Sate Matang tercipta hingga popularitasnya meningkat pada tahun 90-an.

Sumber Gambar: Google Maps @Ibnu Khidhir Balyanda Akmal

Sahabat Wisato wajib banget cobain Sate Matang khas Aceh ini. Pada tahun 2013 lalu, Sate Matang telah menjadi salah satu sajian dari Indonesia yang terdaftar dalam UNESCO sebagai kuliner warisan dunia. Wow, mantap bukan!? Sebagai orang Indonesia, tentu kita wajib mencoba menu satu ini.

Keistimewaan Sate Matang Yakin Rasa

Sumber Gambar : Instagram @satematangyakin

Sate Matang biasanya diolah menggunakan daging kambing. Tapi, karena daging kambing yang harganya lumayan mahal, maka Sate Matang pun menggunakan daging sapi. Agar daging terasa lezat dengan bumbu yang meresap, daging yang sudah dipotong kecil-kecil akan direndam dahulu dengan bumbu halus seperti ketumbar, bawang merah, bawang putih, serai, jahe, lengkuas, kemiri, kunyit, garam, dan gula merah. Setelah direndam cukup lama, daging baru ditusuk menggunakan tusukan sate. Perendaman dilakukan agar bumbu-bumbu tersebut meresap ke dalam daging.

Sumber Gambar: Google Maps @M. Farouq Ramdhani

Untuk bumbu kacangnya sendiri tak hanya berasa manis, tapi juga berasa rempah-rempahnya. Bahan-bahan yang digunakan antara lain bawang putih, daun salam, daun jeruk, daun pandan, kayu manis, sereh, gula merah, gula dan cabai. Semua bahan ini dihaluskan dan ditumis hingga harum, lalu dimasak dengan santan dan kacang tanah yang sebelumnya sudah digoreng dan dihaluskan. Setelah dimasak sampai mengental dan berminyak, barulah ditambahkan kecap manis.

Berbeda dengan sate lainnya, Sate Matang disajikan bersamaan dengan kuah soto. Kuah soto ini menjadi elemen terpenting dalam sajian Sate Matang. Kuah Soto dibuat menggunakan kaldu dari tulang kambing atau tulang sapi yang direbus bersama dengan bumbu halus lainnya.

Cara Menyantap Sate Matang

Sumber Gambar : Google Maps @Ahmaz Zaki

Sahabat Wisato binggung bagaimana cara menyantap Sate Matang dengan nikmat? Konon ada dua cara dalam menyantap Sate Matang. Cara pertama, Sahabat Wisato bisa mencampur kuah soto dengan bumbu kacang. Selanjutnya masukkan daging sate yang sudah dilepas dari tusukan ke dalam campuran kuah dan bumbu kacang. Aduk hingga campuran kuah dan bumbu kacang melumuri daging dan terakhir santap dengan nasi hangat. Bayangkan saja rasa gurih dari kuah soto dan rasa manis dari bumbu kacang pecah di dalam mulut secara bersamaan!

Cara kedua bisa dengan menyiram kuah soto pada nasi hangat, lalu cocolkan sate ke dalam bumbu kacang. Langsung deh nikmati sate berlumur bumbu kacang dengan nasi kuah soto. Hangatnya kuah soto yang dipadukan dengan potongan daging gurih dan manis dijamin top markotop! Bagaimana Sahabat Wisato, mau menggunakan cara pertama atau kedua, atau Sahabat Wisato ada cara tersendiri untuk menikmati hidangan ini?

Suara Botol Kecap Yang Bikin Kaget

Jika Sahabat Wisato baru pertamakali berkunjung ke Sate Matang Yakin Rasa, pasti Sahabat Wisato akan terkejut mendengar bunyi hantaman keras. Bunyi hantaman keras tersebut berasal dari juru masak yang sedang membakar sate dan meletakkan botol kecap dengan cara dibanting ke atas meja. BAMMM!! Sebenarnya tak ada alasan khusus dari cara meletakkan botol kecap ini. Hanya saja hal tersebut dilakukan lantaran untuk menarik pengunjung saja. Apapun alasannya, yang pasti Warung Sate Yakin Rasa menyajikan Sate Matang yang lezat yang patut Sahabat Wisato coba!