in

Liburan Romantis di Surga Tersembunyi Danau Randano Ghaghe Pulau Muna

Sumber Gambar: Google Maps @vanishing dragon

Salah satu kontestan dari Pulau Muna di salah satu acara masak di Indonesia Bernama La Ode menjadi viral dikarenakan statementnya yang menunjukan kegigihan dalam menggapai cita-cita. “Sudah saatnya saya bekerja untuk masa depan, bukan bayar kos bulan depan”. Ternyata Pulau Muna menyimpan banyak pesona keindahan alam salah satunya adalah danau Randano Ghaghe.

Mungkin Sebagian dari traveler baru mendengar nama Pulau Muna. Pulau yang terletak di ujung bagian tenggara Sulawesi Tenggara ini masih banyak orang yang belum mengetahui. Pulau ini dihuni oleh sekitar 268 ribu jiwa dengan nama suku Muna.

Diyakini masyrakat Pulau Muna telah mendiami pulau sejak ribuan tahun lalu dan menggunakan bahasa daerah Muna dalam bertutur kata sehari-hari. Pulau ini sangat kaya akan hasil alam terutama jambu, kacang mete dan kayu jati. Bahkan kayu jati dijadikan maskot terkenal di Pulau Muna.

Sumber Gambar: Google Maps @Musrun Sheyla

Selain kekayaan alam, pulau ini ternyata menyimpan keindahan alam yang masih sangat alami. Salah satunya adalah danau Randano Ghaghe. Danau ini masih belum banyak yang mengetahui bahkan masyarakat sekitar sekalipun.

Apakah traveler penasaran tentang danau ini? Yuk baca selengkapnya di Wisato.id

Cara Ke Lokasi Danau randano Ghaghe

 Sebelum kita membahas mengenai pesona danau Randano Ghaghe ada baiknya traveler mengetahui bagaimana akses ke lokasi. Dengan mengetahui bagaimana akses ke danau traveler bisa memperkirakan berapa budget yang perlu disediakan untuk mengunjungi danau yang cantik ini.

Danau Randano Ghaghe terletak dipulau Muna, Sulawesi Tenggara. Bagi traveler yang ingin pergi kepulau ini tentunya traveler bisa memulai perjalanan dari ibukota provinsi Pulau Sulawesi yaitu Kendari.

Akses untuk ke Pulau Muna yaitu melalui Jalur Laut. Memakan waktu sekitar 3 jam untuk bisa sampai ke pulau ini jika melalui Kendari. Traveler hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 175.000 untuk kelas ekonomi dan Rp 275.000 untuk kelas VIP dengan menggunakan kapal cepat.

Kendari sendiri memiliki 2 jadwal keberangkatan ke pulau Muna, yaitu pagi sekitar pukul 07.30 WITA dan siang 12.30 WITA. Namun jika traveler tidak ingin berangkat dari Kendari, traveler bisa berangkat dari Pulau Bau Bau dengan jadwal keberangkatan pagi dan sore yaitu di pukul 10.30 dan 15.30.

Selain itu, traveler juga bisa menggunakan jalur udara dengan langsung terbang menuju Kota Raha yang merupakan ibu kota Kabupatan Muna. Harga tiket untuk ke Kota Raha masih tergolong murah. Traveler hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 1 juta jika berangkat dari Jakarta.

Baca juga : Wisata Bernuansa Labirin di Goa Sanjan

Dari kota Raha traveler melanjutkan perjalan via darat ke kecamatan Tongkuno. Diperlukan waktu sekitar 1 jam atau jarak kira-kira 53 km dari kota Raha ke Kecamatan Tongkuno.

Dikarenakan letak Danau Randano Ghaghe yang masih ditengah hutan. Satu-satunya cara untuk ketitik lokasi dengan berjalan kaki. Dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk traveler bisa sampai ke lokasi danau dengan berjalan kaki. Tapi tenang dulu, jika traveler tidak terlalu tahan untuk berjalan kaki, masyarakat sekitar Tongkuno telah menyiapkan semacam ojek yang bisa traveler sewa untuk mengantar lokasi parkir motor. Setelah itu traveler bisa melanjutkan berjalan sekitar 30 menit untuk sampai kelokasi utama.

Keindahan Tersembunyi Danau Randano Ghaghe

Sumber Gambar: Google Maps @Didin Hidayat

Letaknya yang ditengah hutan dan belum adanya akses terbuka untuk ke lokasi danau salah satu penyebab danau ini masih sangat alami. Airnya yang berwarna hijau toska serta alam yang tenang dengan nyanyian dari burung liar disekitar membuat traveler akan sangat nyaman berada disini.

Belum lagi udaranya yang sejuk dengan pepohonan liar disekitar akan membuat traveler sangat tenang dan melepas sejenak kepenatan yang ada. Uniknya walaupun disebut danau, air didalam danau Randano Ghaghe merupakan air asin.

Sumber Gambar: Google Maps @Kafar Lambaka

Menurut masyarakat sekitar penyebabnya adalah karena lokasi danau tidak jauh dari lautan sehingga air danau masih terasa asin. Jangan lupa membawa pakaian renang dan alat snorkeling traveler jika mengunjungi danau ini. Karena tidak hanya pesona didaratan yang dihadirkan oleh danau Randano Ghaghe. Namun juga pesona bawah airnya yang memukau.

Selain keunikan rasa air yang asin. Kehidupan dibawah air juga sangat unik. Danau ini memiliki banyak terumbu karang dan ikan-ikan laut yang tinggal disana. Unik sekali bukan.

Sumber Gambar: Google Maps @Rachmat Supartan

Paduan antara pepohonan yang hijau ditambah dengan bebatuan Karst yang menghiasi tentunya membuat danau ini makin eksotis. Jika traveler ingin mengunjungi danau ini sangat disarankan traveler menggunakan sandal gunung. Selain cengkramannya yang kuat. Sendal gunung juga sangat cocok untuk melalui medan batu Karst yang tajam sepanjang perjalan dari hutan menuju ke lokasi utama danau.

Selain itu, jika traveler mengamati dari google satellite bentuk danau ini menyerupai telapak kaki. Wah makin menarik saja bukan pesona tersembunyi dari Danau Randano Ghaghe?

Yuk ikuti terus wisato.id untuk mendapatkan rekomendasi terbaik liburan traveler.