in

6 Wisata Impianmu Ada Di Ekowisata Burai, Kabupaten Ogan Ilir

Sumber Gambar: djawanews.com

Kabupaten Ogan Ilir terletak di Provinsi Sumatera Selatan. Secara astronomis kabupaten ini berada diantara 3°02′ Lintang Selatan – 3° 48′ Lintang Selatan dan diantara 104° 20′ Bujur Timur sampai 104° 48′ Bujur Timur. Ogan Ilir merupakan pemekaran wilayah dari Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kabupaten ini berada di Jalur Lintas Sumatera, dimana pusat pemerintahan berjarak 35 Km dari Kota Palembang. Kabupaten Ogan Ilir juga berupaya keras untuk mengembangkan diri dalam sektor pariwisata. Wisata yang ada di Kabupaten Ogan Ilir terbilang banyak. Diantaranya Teluk Seruo, Jembatan Pesona Tanjung Senai, Pantai SUPI, Desa Wisata Pulau Semambu dan Desa Wisata Burai dengan program ekowisata.

Desa Wisata Burai berada di kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel. Desa ini meraih juara II dalam ajang API ( Anugerah Pesona Indonesia) Award 2020 yang diselenggarakan di Labuan Bajo, NTT. Desa ini memenangkan kategori sebagai ekowisata terpopuler. Tidak sampai disini saja, kreatifitas masyarakat dan pemerintah Burai menjadi semakin diakui. Dengan masuknya desa ini dalam 50 besar desa wisata terbaik di ADWI ( Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2021. Hebat sekali Desa Burai!.

Untuk sahabat wisato yang sedang bingung mencari tempat wisata. Sebaiknya kalian masukan desa ini kedalam daftar kalian. Karna tema ekowisata yang dijunjung desa ini sangat fantastis. Bahkan kamu bisa mewujudkan 6 wisata impianmu disini. Yuk kita lihat apa saja itu!.

1. Ekowisata Warna- Warni

Selaras dengan penyebutan tempatnya yang terkenal dengan Kampung Warna-Warni, disini kita bisa memanjakan pandangan mata dengan aneka warna. Benar-benar sangat warna-warni sahabat wisato. Dari awal masuk gapura desa sampai penghujung rumah warga semuanya penuh warna. Kalian akan terasa seperti berada di dalam dunia manga ataupun anime.

Sumber Gambar: penginapan.net

Mulai dari pagar rumah, dinding rumah, bahkan sampai dinding-dinding jalan pun penuh warna. Pokoknya hidupmu yang awalnya biasa aja akan jadi penuh warna pas masuk ke Kampung Warna-warni ini.

2. Wisata Bahari Dengan Perahu

Sumber Gambar: Google Maps @Azom Azuhri

Desa ini terkenal dengan kelokan sungai yang mengelilinginya. Sehingga kita bisa dengan mudah menemukan sungai di desa ini. Keberadaan sungai ini pun dimanfaatkan warga untuk menghasilkan wisata yang bermanfaat. Bermanfaat untuk para wisatawan dan untuk warga setempat. Setelah puas mengelilingi kampung warna-warni kalian bisa segera menuju ke sungai. Disini tersedia perahu-perahu dengan pengemudinya. Kalian bisa menyewa perahu ini dan menikmati pemandangan sepanjang aliran sungai. Jangan lupa bawa kamera dan air minum ya sahabat wisato. Ingat, jangan membuang sampah sembarangan!.

3. Memancing dan Menangkap Ikan

Sumber Gambar: Google Maps @Yudi Kurniawan

Selanjutnya kalian bisa melakukan kegiatan yang sangat menarik lainnya. Yaitu, memancing dan menangkap ikan di rawa. Nah untuk ekowisata satu ini kalian bisa bertanya dengan penduduk setempat sahabat wisato. penduduk disini sangat ramah. Jadi jangan takut dan khawatir saat berada disini. Ingat untuk selalu menjaga sopan santun ya!.

4. Wisata Sejarah 200Th

Sumber Gambar: Google Maps @Hengki Nugraha

Apa sih maksudnya wisata sejarah 200th?. Begini sahabat wisato, maksudnya kalian akan melihat bukti sejarah yang telah berusia 200th. Bukti sejarah ini berupa bangunan tradisional khas pesisir yang dinamakan rumah bari atau rumah panggung. Rumah ini dibangun diatas air yang berusia 200th.

5. Melihat Songket Yang Ditenun

Sumber Gambar: Google Maps @Azom Azuhri

Selanjutnya, hal yang menyenangkan disini kalian bisa menyaksikan proses pembuatan kain songket step by step. Dari yang awalnya hanya helaian benang lalu ditenun dan menjadi untaian kain. Disini juga kalian bisa membeli cinderamata ataupun sekedar kenangan. Dari tenunan songket yang dikreasikan menjadi tas cantik dan pakaian indah.

6. Melihat Kerajinan Purun

Sumber Gambar: Jadesta.com

Purun adalah rumput liar yang tumbuh disekitar desa. Masyarakat menjadikannya sebuah karya seni yang bernilai.  Disini kalian bisa melihat proses kerajinan tangan khas Desa Burai ini. Selain itu kalian juga bisa membeli hasil jadinya untuk dijadikan oleh-oleh orang-orang tersayang. Hasil jadinya berupa aneka tas, dompet, sandal tempat tisu dan lain-lain. Harganya sangat murah dan ramah di kantong sahabat wisato, mulai dari Rp10.000 saja.

Bagaimana sahabat wisato, benar-benar wisata impian bukan? oh iya, jangan lupa untuk menikmati kuliner yang ada di Desa Burai. Kulinernya mantap, kebanyakan merupakan olahan dari ikan. Baca Juga:  5 Hal Menyenangkan Yang Bisa Kalian Lakukan Di Desa Wisata Apar, Kota Pariaman.