in

Danau Gunung Colo Tragedi Menjadi Keindahan Alami di Tojo Una-Una

Danau Gunung Colo
Sumber Gambar: Backpackerjakarta.com

Tojo Una-una merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah. Ampana merupakan ibu kota kabupaten ini. Daerah yang ditinggali oleh sekitar 153 ribu jiwa ini sangat memiliki keindahan alam yang memukau. Salah satunya adalah Danau Gunung Colo.

Dikarenakan daerah ini dipengaruhi dua musim yaitu musim barat dan musim timur serta bentuk topografinya menjadikan daerah Tojo Una-Una memiliki iklim yang sejuk dan nyaman untuk ditinggali. Selain gunung, daerah ini memiliki sungai-sungai besar seperti Sungai Balingara dan Sungai Malei.

Tojo Una-una merupakan tempat tinggalnya Gunung Colo. Sampai sekarang gunung berapi ini masih aktif. Aktivitas Vulkanik Gunung Colo terjadi didalam gunung yang biasa ditandai dengan gempa vulkanik. Nah jika status gunung ini tidak membahayakan, traveler wajib banget untuk mengunjungi gunung ini.

Salah satu keindahan alam yang traveler harus nikmati adalah Danau Gunung Colo.

Tragedi Gunung Colo

Sumber Gambar: Instagram @iponk_salelang

Pulau Una-una yang saat ini menjadi tempat tinggal Gunung Colo merupakan pulau yang terbentuk akibat letusan dimasa lalu. Menurut catatan, Gunung Colo terakhir meletus pada tanggal 23 Juli 1983. Erupsinya saat itu membakar habis sepertiga wilayah Pulau Una-una.

Colo yang berarti korek api dalam bahasa Bugis menimbulkan efek yang sangat dahsyat. Sebagian pulau menjadi hangus, namun siapa sangka dibalik tragedy itu Gunung Colo mempersembahkan keindahan alam yang memukau.

Sisa dari letusan membentuk danau nan indah yang saat ini disebut masyarakat sekitar Danau Gunung Colo. Bahkan Gunung Colo tidak lagi sendirian lagi, efek dari letusan menimbulkan dua gunung baru. Masyarakat menamakan Gunung Ambu dan Gunung Sokara.

Cara ke Danau Gunung Colo

Saya tahu traveler pasti sangat penasaran dengan rupa Danau Gunung Colo. Nah sebelum kita membahas keindahan danau, sebaiknya kita membahas bagaimana cara menuju lokasi danau dan berapa perkiraan ongkos yang harus traveler keluarkan.

Agar informasi bisa dipahami semua pihak, kita asumsikan traveler berangkat dari kota Jakarta. Pulau Una-una termasuk kedalam daerah Kepulauan Togean. Dikarenakan daerah ini tidak memiliki bandar udara, satu-satunya akses yang traveler bisa lewati adalah jalur laut.

Satu-satunya bandara terdekat adalah bandara Tanjung Api yang ada di Ampana. Namun disituasi saat ini, sangat sedikit maskapai yang terbang kedaerah tersebut. Untuk Alternatif traveler bisa menuju Gorontalo jika tidak ada penerbangan ke Ampana. Perkiraan harga tiket pesawat sekitar Rp 1.1 juta.

Jika traveler beruntung mendapatkan tiket pesawat ke Ampana, traveler bisa langsung melanjutkan melalui jalur laut. Perlu diingat satu-satunya akses ke Pulau Una-Una melalui Wakai. Sehingga dari Ampana traveler bisa lanjut menuju Wakai dengan ongkos yang sangat murah, sekitar Rp 65 ribu saja. Namun traveler harus menyesuaikan waktu, karena keberangkatan hanya ada di hari Senin, Rabu dan Sabtu.

Sumber Gambar: Google Maps @Jonathan joo

Namun jika traveler berangkat dari Gorontalo kocek yang dikeluarkan lebih banyak. Sekitar Rp 89 ribu dengan jadwal keberangkatan hanya ada di hari Selasa dan Jumat. Untuk keberangkatan dari Gorontalo sendiri hanya ada di jam 5 sore dan traveler akan sampai pada jam 6 pagi.

Setelah tiba di Wakai, traveler melanjutkan perjalanan dengan menaiki kapal umum untuk langsung ke Pulau Una-Una. Keberangkatan dari Wakai hanya ada di hari Minggu, Selasa dan Jumat. Hanya butuh waktu 3 jam untuk sampai ke Pulau Una-Una dari Wakai. Ongkos yang diperlukan juga sangat murah, hanya berkisar Rp 35 ribu saja. Keberangkatan kapal pagi ya traveler, sekitar jam 7  WITA – 8 WITA.

Suasana di Pulau Una-Una

Selain Gunung Colo, daerah pinggiran Pulau Una-una juga begitu indah. Traveler bisa memanfaatkan waktu sebelum mendaki gunung dengan bersantai dipinggiran Pulau Una-una dengan hamparan laut yang tenang dan pasir yang begitu putih.

Sumber Gambar: Google Maps @Pulau Una-una

Selain bersantai dipinggiran pantai, traveler juga bisa mencoba bersnorkeling ria untuk menikmati biota laut yang ada di Pulau Una-una loh. Setelah puas memanjakan diri, marilah kita bersiap untuk menikmati hidangan penutup yang ada di Pulau Una-una.

Gunung Colo memiliki ketinggian sekitar 508 meter diatas permukaan laut. Sehingga traveler bisa mencapai puncak gunung sekitar 2 – 3 jam saja. Sangat cocok bagi traveler yang ingin mendaki bersama sahabat atau pasangan namun tidak ingin medan yang terlalu berat.

Baca Juga : Melihat dataran Dieng dari puncak gununng Bismo

Danau Gunung Colo terletak persis dipuncak Gunung Colo. Dikarenakan proses terbentuknya akibat letusan yang membentuk lava membuat sekitaran danau dipenuhi rerumputan hijau dan hutan yang asri. Seketika perasaan capek traveler selagi mendaki akan terbayar lunas dengan bersantai dan membasuhi diri dengan air yang ada di danau.

Paduan yang sungguh menakjubkan bukan? Puncak gunung Colo yang begitu hijau dan indah. Sementara dibawahnya menunggu hamparan laut dengan karang yang cantik dan dihiasi pulau-pulau kecil dibawahnya.

Hayo segera list Pulau Una-una sebagai destinasi wisata kalian bersama keluarga dan sahabat. Ikuti terus Wisato.id untuk mendapatkan informasi dan rekomendasi wisata terbaik di Indonesia.