OUR NETWORK

10 Oleh-Oleh Khas Palangkaraya

Wadi Ikan Patin

Sumber: Instagram @melodykitchen_pky

Jika anda mencari oleh-oleh yang lezat dan gurih dari Palangkaraya, maka salah satunya bisa membawa Wadi Ikan Patin. Wadi ini terbuat dari hasil fermentasi Ikan Patin. Fermentasinya menggunakan garam, sampai menimbulkan rasa asam dan asin.  Setelah itu diolah kembali dengan cara dikukus atau digoreng

Cita rasa dari hasil fermentasi inilah yang akhirnya menghadirkan sensasi khas yang lezat. Tidak heran, jika Wadi Ikan Patin selalu menjadi buruan wisatawan sebagai oleh-oleh dari favorit Palangkaraya

Ikan Jelawat

Sumber: Instagram @Yusuf_ipink

Jenis ikan ini mungkin masih terdengar asing di telinga anda. Itu hal yang wajar, sebab Ikan Jelawat memang hanya hidup dikawasan Kalimantan saja. Makanya, rugi deh kalau berbagai olahan Ikan Jelawat gagal dibawa pulang. Ikan Jelawat memiliki ukuran yang cukup panjang yaitu sekitar 25 CM. Uniknya lagi, nih,  Ikan ini pun sampai dibuat  monumen, loh, di Sungai Mentaya Kalimantan Tengah.

Ikan Jelawat umumnya diolah dengan cara dibakar atau digoreng. Bumbu yang dpakaipun terbilang biasa hanya bawang putih, jahe, dan sederet bumbu dapur lainnya. Tapi soal rasa, aduh jauh banget dari biasa deh. Enak banget pokoknya. Apalagi kalau sudah mengunyah bagian ikannya yang lembut. Mantap … banget!!

Bengamat

Sumber: Instagram @felixsienatra

Apakah anda pernah memakan dari daging kelelawar? Di Palangkaraya, olahan daging dari hewan yang hobi terbang di malam hari ini namanya Bengamat. Bengamat bisa juga dibilang Paniki-nya orang Palangkaraya

Biasanya sebelum diolah, daging kelewar tersebut dibersihkan terlebih dahulu, lalu dimasak dengan sayur hati pisang. Walaupun terbilang ekstrim, tapi efeknya memang bikin penasaran. Terlebih kalau sudah mendengar berbagai testimoni dari masyarakat di sana bahwa Bengamat punya rasa yang jempolan, makkin banyak, deh, yang akhirnya membawa Bengamat ini sebagai oleh-oleh.

Keripik Kelakai

Sumber: Instagram @dedewikripiks_pky

Tahukah anda, nenek moyang masyarakat Palangkaraya percaya bahwa tanaman kelakai memiliki banyak manfaat baik, seperti menambah darah, menjaga supaya kulit tampak awet muda, dan lain-lain.

Walaupun tidak lazim di daerah lain, keripik ini sangat digemari. Terbuat dari kelakai yang masih muda lalu dicampur tepung dan aneka bumbu lezat lainnya Rasanya renyah dan gurih. Cocok untuk ngemil sambil ngeteh atau ngopi di pagi dan sore hari.

Ikan Saluang

Sumber: Instagram @deddyhuang

Jangan geleng-geleng kepala mendengar berbagai olahan jenis ikan dari Palangkaraya, sebab kota terluas di Indonesia ini emang gudangnya kuliner ikan-ikanan. Jika tadi sudah dibahas mengenai Ikan Jelawat, sekarang adalagi namanya Ikan Saluang.

Di Palangkaraya hidangan Ikan Seluang umumnya dimasak sampai garing lalu dinikmati dengan sambal. Sebelum digoreng, ikan Saluang ditaburi bumbu bawang putih dan garam yang sudah dihaluskan supaya lebih lezat.

Rabuk Patin Kandas Sarai

Sumber: Instagram @mefstizen

Orang Kalimantan mengenal abon dengan nama Rabuk Nah, konsisten dengan namanya abon ini terbuat dari Ikan Patin yang dikolaborasikan dengan Kandas Sarai.

Kandas Sarai adalah jenis sambal khas palangkaraya yang didominasi oleh serai. Perpaduan rasa abon dan pedas sambal serai inilah, yang sangat juara dalam menghadirkan kelezatan untuk lidah. Nah, bagi penggila pedas,  oleh-oleh ini tentunya wajib masuk keranjang.

Lemang

Sumber: Instagram @lemangpadang

Bentuknya mirip dengan ketupat atau lontong. Perbedaannya adalah jika lontong biasanya dikukus dalam panci, nah, Lemang dimasak dalam ruas bambu. Inilah yang menjadikan Lemang lebih harum dan nikmat. Bahan dasarnya pun terbuat dari beras ketan.

Masyarakat Palangkaraya mengkonsumsi Lemang sebagai pengganti nasi. Rasanya pulen, nikmat apalagi jika dicocol dengan sambal, semakin mantap lagi.

Tahu Bakso Ijo

Sumber: Instagram @Tahubaksoijo

Sebenarnya  Tahu Bakso Ijo merupakan nama salah satu warung bakso terkenal di Palangkaraya. Sebab Tahu Bakso dan lumpianya sangat terkenal dan jadi buah bibir masyarakat, para wisatawan pun banyak memburu kuliner ini  sebagai oleh-oleh

Tahu Bakso Ijo terdiri dari 2 varian rasa,  yaitu rasa ayam dan sapi. Dalam satu kotak terdiri dari 10 potong tahu bakso. Bagi anda yang ingin membawanya sebagai oleh-oleh minta yang mentah, ya.

Topi Kulit Kayu

Sumber: Instagram @Borneo_etnik

Tangan-tangan kreatif masyarakat Palangkaraya berhasil membuat banyak karya menarik yang keren jika dijadikan oleh-oleh. Kebanyakan terbuat dari kayu, ada tas, kalung, topi, dan lain lain. Salah satu yang paling recommended dan paling diburu untuk dibawa pulang yakni topi kulit kayu. Topi ini terbuat dari jenis Kayu Nyamung.

Jenis kayu tersebut dipercaya oleh masyarakat Palangkaraya sebagai kayu yang kuat dan  tahan terhadap air, sehingga cocok dipakai kala musim penghujan. Varian warnanya ada yang cokelat dan krem.

Souvenir Dayak

Sumber: Instagram @souvenirkhasdayak

Kenapa khas dayak? Karena suku tersebut memang asli dari Pulau Kalimantan. Termasuk kota Palangkaraya, sehingga beragam kerajinan tangan di sana banyak terpengaruh dan memiliki corak atau motif khas Dayak.

Anda bisa berkunjung ke pasar besar yang letaknya ada di Jalan Batam. Disana banyak yang menjajakan cincin, dompet, tas,  dan berbagai souvenir menarik lainnya Lebih kerennya lagi, di pasar tersebut pun anda juga bisa berburu batu mulia dari Martapura. Tahu, kan, yang heboh dan terkenal seantero Kalimantan itu, loh.

Selain itu ada juga gantungan kunci Talawang yang merupakan perisai khas Suku Dayak. Borong yang banyak, deh. Harganya juga murah, jadi bisa lebih hemat terlebih jika ingin memberi oleh-oleh ke orang banyak.

Comments

Loading...